Menurut laporan media setempat, balita itu dibawa ke Rumah Sakit Anak Nasional terdekat dan dirawat karena dislokasi pinggulnya. Adapun Manh mengalami sedikit keseleo di lengannya.
Berkat aksinya, Manh dielu-elukan sebagai pahlawan oleh penduduk setempat. Manh mengungkapkan dia bertindak secara naluriah karena dia memiliki seorang putri sendiri yang juga berusia dua tahun.
“Saat kejadian itu terjadi saya tidak banyak berpikir,” ujarnya.
“Melihat bayi itu, saya langsung memikirkan putri saya di rumah dan buru-buru mencoba menyelamatkannya,” lanjutnya.
Dia mengatakan semuanya terjadi hanya dalam waktu satu menit. “Saya tidak mengerti bagaimana saya bisa memanjat atap secepat itu. Saya tidak percaya saya menyelamatkan nyawa gadis itu,” terangnya kepada VN Express.
Sejak itu, kehidupan Manh telah berubah drastis. Dia menerima ribuan pesan positif di media sosial.
“Hidup saya tidak hanya berubah - hidup saya telah terbalik. Biasanya postingan Facebook saya hanya menarik beberapa lusin tanggapan, sekarang saya mendapat puluhan ribu,’ katanya.
“Saya tidak melihat diri saya sebagai pahlawan. Saya hanya ingin berbuat baik,” tambahnya. (sst)
(Amril Amarullah (Okezone))