Beraksi di 5 Provinsi, Pencuri Ratusan Motor Ditangkap

Herman Amiruddin, Okezone · Selasa 02 Maret 2021 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 609 2370790 beraksi-di-5-provinsi-pencuri-ratusan-motor-ditangkap-5skINXy5Uc.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MAKASSAR - Polisi memangkap ARG (36), pelaku pencurian sepeda motor lintas provinsi di Makassar, Sulawesi Selatan. Dia diperkirakan telah mencuri seratusan sepeda motor selama melancarkan aksinya.

Pelaku ditangkap setelah usai mencuri motor di Jalan Poros Barru- Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 28 Februari 2021.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Supriyanto mengatakan, pelaku ditangkap di Jalan poros Barru - Makassar, Kabupaten Barru, sekitar pukul 11,00 Wita.

Baca juga: Pencurian Motor Marak di Cengkareng, Manfaatkan Situasi Hujan

"Pelaku merupakan salah satu sindikat pencuri motor lintas provinsi," kata Supriyanto kepada wartawan di Makassar, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Curi Motor Modus Test Drive, Anggota Paspampres Gadungan Ditembak Polisi

Terakhir, kata Supriyanto, pelaku beraksi pada 25 Februari 2021 di Kabupaten Soppeng. ARG memulai aksinya sejak tahun 2018. Kemudian dia kabur hingga ke beberapa kabupaten di Sulsel dan berlanjut ke lima provinsi.

"Setelah berhasil menjual motor yang dicurinya, ARG kabur ke beberapa provinsi," ungkap Supriyanto.

Penangkapan dilakukan saat pelaku dikejar mulai dari Kabupaten Bone, Wajo, Luwu, Sidrap, Parepare hingga tertangkap di Barru.

"ARG sudah tahu bahwa dirinya sedang diburu polisi hingga membuatnya kabur ke tempat lain," kata Supriyanto.

Kini polisi masih mencari beberapa barang bukti hasil curian ARG yang telah dijual ke penadah.

"Saat ini, ARG telah ditahan di Polres Soppeng. Sementara barang bukti masih dilakukan pencarian dan pengembangan ke penadah," jelas dia

Diketahui, ARG mencuri motor di 17 kabupaten dan kota. Paling banyak di Kota Makassar yakni mencuri sebanyak 25 motor.

Selain di Sulsel, ARG juga diduga terlibat pencurian bermotor di Kabupaten Polewali Mandar, Mamuju, hingga Kota Pasangkayu, di Provinsi Sulawesi Barat. Kemudian mencuri di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga Kalimantan Timur.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini