Ilmuwan Temukan Fosil Dinosaurus Ninjatitan Raksasa Berusia 140 Juta Tahun

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 03 Maret 2021 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 18 2371432 ilmuwan-temukan-fosil-dinosaurus-ninjatitan-raksasa-berusia-140-juta-tahun-7gYEX0qnVM.jpg Ilmuwan temukan fosil dinosaurus ninjatitan raksasa berusia 140 juta tahun (Foto: CNN)

ARGENTINA - Para ilmuwan menemukan fosil yang diperkirakan merupakan anggota tertua dari kelompok dinosaurus yang dikenal sebagai titanosaurus yang termasuk hewan darat terbesar dalam sejarah di Bumi.

Para peneliti mengatakan fosil tersebut mewakili spesies dinosaurus bernama Ninjatitan zapatai yang hidup 140 juta tahun lalu selama Zaman Kapur. Mereka mengidentifikasi Ninjatitan sebagai titanosaurus, sekelompok dinosaurus pemakan tumbuhan berleher panjang yang berjalan dengan empat kaki seperti pilar.

Sisa-sisa kerangka dinosaurus yang tidak lengkap ditemukan di hutan belantara Patagonian Argentina, di selatan kota Neuquen. Para peneliti mengatakan Ninjatitan menunjukkan titanosaurus sebagai kelompok pertama kali muncul lebih lama dari yang diketahui sebelumnya.

"Itu adalah rekor tertua yang diketahui, tidak hanya dari Argentina tetapi juga di seluruh dunia," kata penulis utama studi Pablo Gallina, seorang peneliti di Dewan Nasional untuk Riset Ilmiah dan Teknis Argentina (CONICET), kepada Reuters.

(Baca juga: Minum Minuman Soda Selama 10 Tahun, Wanita Ini Harus Rela Kehilangan Gigi)

"Titanosaurus tercatat di berbagai sisi dunia, tetapi catatan tertua yang diketahui lebih modern daripada penemuan ini,” jelasnya.

Dengan panjang sekitar 20 meter, Ninjatitan adalah dinosaurus besar, tetapi jauh lebih kecil dari titanosaurus kemudian seperti Argentinosaurus yang mencapai panjang sekitar 35 meter. Para peneliti juga mengatakan kehadiran titanosaurus awal di Patagonia mendukung gagasan jika titanosaurus berasal dari belahan bumi selatan.

Penemuan ini dipublikasikan di jurnal ilmiah Ameghiniana.

Titanosaurus adalah bagian dari kelompok dinosaurus yang lebih besar yang disebut sauropoda yang mencakup dinosaurus lain dengan desain tubuh serupa seperti Brontosaurus dan Diplodocus yang hidup di Amerika Utara selama Periode Jurassic, yang mendahului Periode Cretaceous.

(Baca juga: Maroko Putuskan Kontak dengan Kedutaan Jerman Gara-Gara Isu Sahara Barat)

Sejumlah titanosaurus yang menghuni Patagonia mencapai proporsi raksasa seperti Argentinosaurus, Patagotitan, dan Dreadnoughtus.

José Luis Carbadillo, peneliti CONICET lainnya, mengatakan kepada publikasi universitas setempat jika usia sisa-sisa Ninjatitan dapat membuat orang berasumsi jika tulang-tulang itu milik kelompok dinosaurus yang sudah berumur titanosaurus.

"Di Patagonia, titanosaurus hanya diketahui kurang dari 120 juta tahun yang lalu," katanya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini