Komunitas yang mengakomodir seluruh komunitas dengan lebih akomodatif dan terkoordinir sebab perwakilan Grab juga terlibat di dalamnya.
Hingga pada Maret 2020, Om Cei genap tiga tahun menjadi mitra Grab. Penghasilannya mampu menopang ekonomi keluarga juga biaya pendidikan untuk kedua anaknya.
Ia bahkan telah mampu membeli dua mobil. City car miliknya diubah menjadi family car. Family car dengan kapasitas yang lebih besar, kata dia, jauh lebih menguntungkan.
"Saat itu lebaran, dan kebutuhan armada family car meningkat. Akhirnya saya putuskan untuk membeli family car supaya bisa ambil pesanan GrabCar 6-Seaters. Uangnya ya saya kumpulkan dari nge-Grab. Dengan bergabung Grab, baru bisa beli dua mobil begini," tuturnya.
Om Cei mengaku menjadi mitra GrabCar bukan semata hanya bertugas mengantar penumpang dan barangnya. Ada sebuah tanggung jawab besar dalam pekerjaan ini.

Tanggung jawab ini telah ditunjang oleh kecanggihan fitur verifikasi wajah mitra saat mendaftar, sehingga tidak bisa menggunakan akun orang lain.
Hasilnya memuaskan, kata Om Cei. Berbagai pengalaman membuatnya semakin yakin bahwa pelanggan merasa sangat nyaman dan aman dengan verifikasi wajah tersebut.
Selain aman buat customer, Grab juga sudah mengakomodir keamanan pengemudi melalui fitur tombol darurat. Jika ditekan, maka pihak keamanan Grab akan segera merespon.
"Pernah saya ditelpon dari layanan pusat karena tidak sengaja fitur ini tertindih. Menanyakan apakah saya baik-baik saja. Hal ini sangat penting, jika kita mengantar penumpang ke daerah berkategori rawan, jadi kita merasa tidak sendirian," pungkasnya.