"Saya sangat berterima kasih. Masih ada pekerjaan dengan hanya bermodal ijazah SMP. Dan pekerjaan ini tidak seberat seperti buruh yang pernah kujalani," terangnya.
Ucok pun semakin hari kian menikmati pekerjaan yang satu ini. Apalagi, kesenangannya bertemu orang-orang yang berbeda latar belakang dari setiap daerah saat mengembara di berbagai tempat dahulu, nyatanya ia juga temukan pada penumpangnya.
Makanya, Ia rutin membuka tripnya dengan senyum dan menyapa penumpang. Menurutnya, itu adalah pembuka hari yang bikin menyenangkan sebagai memberikan pelayanan terbaik kepada customer.
Kebiasaannya bersosialisasi juga dipupuk dengan bergabung di salah satu komunitas driver di Makassar berlabel Sarkodes (Sapu Rata Kota Desa) berfilosofi siap mengantar kemanapun tujuan konsumen. Anggota Sarkodes beranggotakan Driver GrabBike dan GrabCar sebanyak 63 orang.
Ngopdar (Ngopi darat) alias kumpul-kumpul Sarkodes menjadi wadah Ucok dan rekan sejawatnya untuk saling berbagi pengalaman dan memecahkan masalah bersama terkait hal-hal apa saja yang menurut mereka menarik.
Sekarang Ucok merasa lebih nyaman, mengatur waktu bersama keluarga dan fokus untuk menata masa depan ketiga anaknya dari hasil tabungan emas yang diperolehnya sebagai bagian dari layanan Grab kepada para mitranya.
Padahal, serangkaian pekerjaannya dahulu tak satupun yang bikin uangnya bisa ditabung. Skema Grab menyuguhkan berbagai fasilitas pembiayaan dan tabungan kepada mitranya ternyata bikin Ucok lebih terbuka lagi dalam hal pentingnya menabung.
"Saya ada tabungan emas, hasil kerja sama Grab dengan Pegadaian, itu masuk program GrabBenefits. Saya terima kasih ke Grab karena memberikan banyak pilihan manfaat yang meningkatkan kesejahteraan mitranya. Bisa cicil motor tanpa DP (Down Payment), beli rumah, emas dan lainnya," terang Ucok.
CM
(Yaomi Suhayatmi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.