Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diresmikan Jokowi, Bendungan Sindang Heula Bisa Dijadikan Destinasi Wisata

Fahreza Rizky , Jurnalis-Kamis, 04 Maret 2021 |15:13 WIB
Diresmikan Jokowi, Bendungan Sindang Heula Bisa Dijadikan Destinasi Wisata
Bendungan Sindang Heula (Foto : Kementerian PUPR)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Bendungan Sindang Heula yang terletak di Kecamatan Pabuaran, Serang, Banten, dapat mebjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat. Selain sebagai destinasi wisata, bendungan tersebut berfungsi sebagai sarana konservasi yang manfaatnya dapat dinikmati masyarakat.

"Kalau saya melihat waktu tadi masuk ini juga bisa menjadi destinasi wisata baru di Provinsi Banten dan juga mungkin bisa menarik dari provinsi lain di luar Provinsi Banten," kata Jokowi saat meresmikan Bendungan Sindang Heula.

Kepala Negara mengingatkan agar Bendungan Sindang Heula ini dijaga dengan baik. Dengan demikian manfaatnya bisa dirasakan khalayak.

"Saya minta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga dan memanfaatkan bendungan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," jelas Jokowi.

Menurut Jokowi, bendungan ini akan meningkatkan produktivitas pertanian. Sebab kapasitas bendungan tersebut sebesar 9,3 juta meter kubik. Dengan kapasitas sebesar itu, bendungan ini akan memberikan manfaat irigasi terhadap 1.280 hektare (ha) sawah yang ada di Serang dan pada umumnya di Provinsi Banten.

Jokowi juga berharap bendungan ini mampu memberikan nilai tambah yang besar bagi petani di Banten dalam menjamin ketersediaan air. Alhasil produktivitas akan meningkat dan mampu menjaga ketahanan pangan.

Jokowi melanjutkan, Bendungan Sindang Heula menyediakan air baku bagi daerah-daerah industri yang berkembang di Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon. Dan, bendungan ini mampu menyediakan air baku hingga 0,80 meter kubik per detik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement