Sukarjan ingin supaya mitos masuk Dusun Ngaglik ketiban sial perlahan bisa hilang. Kalau terbelenggu mitos, pihaknya khawatir dusunnya akan sulit maju. “Yang sana-sana sudah berlarian, sini kok masih jalan di tempat. Kita juga pengin setara, “ ujarnya.
Di balik rentetan kisah tidak mengenakkan itu, menurut Sukarjan, terselip sisi positif. Sejak kecil sampai berusia 42 tahun, ia tidak pernah mendengar ada warga Dusun Ngaglik kemalingan karena diduga pelaku kejahatan juga takut masuk ke dalam kampungnya. Bahkan Sukarjan menyebut Dusun Ngaglik seperti memperoleh dispensasi kriminal.
“Motor lupa ditaruh di luar rumah sampai pagi ya aman-aman saja. Sisi positifnya itu, dispensasi kriminal, karena maling takut masuk sini, “ ujarnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.