NEW YORK - YouTube memblokir lima saluran yang dimiliki dan dioperasikan oleh militer Myanmar karena melanggar pedoman komunitas dan persyaratan layanannya.
Perusahaan tersebut mengatakan, mereka memblokir saluran penyiaran Myawaddy Media, MRTV, WD Online Broadcasting, MWD Variety, dan MWD Myanmar. Keputusan itu diambil menyusul kudeta militer 1 Februari yang menggulingkan pemerintah terpilih negara itu dan kemudian memicu aksi protes publik besar-besaran.
BACA JUGA: Menlu Singapura: Tentara Gunakan Senjata pada Rakyat Sendiri "Aib Nasional"
“Kami telah memblokir sejumlah saluran dan menghapus beberapa video dari YouTube sesuai dengan pedoman komunitas kami dan undang-undang yang berlaku,” kata YouTube dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email ke Associated Press.
Perusahaan itu mengatakan sedang memantau situasi untuk konten apapun yang mungkin melanggar peraturan.