Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ungkap Kasus Mayat Gadis Dalam Plastik, Polisi Periksa 10 Orang Lebih

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Senin, 08 Maret 2021 |20:21 WIB
Ungkap Kasus Mayat Gadis Dalam Plastik, Polisi Periksa 10 Orang Lebih
Mayat gadis ditemukan di dalam plastik (Foto : Tangkapan layar video)
A
A
A

BOGOR - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus kematian gadis berinsial DP (18) yang jasadnya ditemukan dalam plastik di Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, agar bisa menemukan pelaku pembunuhan. Sejauh ini, sudah ada 10 orang lebih yang diperiksa.

"Ada 10 orang saksi bahkan lebih yang kami lakukan pemeriksaan intensif untuk mempelajari terkait profil dari korban, dari si tersangka. Tentu tidak bisa kami buka semuanya. Tapi intinya kami terus bekerja, untuk mengungkap dari pelaku terkait kejadian kemarin," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo, kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Saksi yang telah diperiksa, lanjut Susatyo, berasal dari kerabat, keluarga dan lainnya. Minimnya saksi dan waktu korban dibuang saat hari masih gelap menjadi salah satu kesulitan mengungkap kasus tersebut.

"Mayat tersebut dibuang, di tempat yang memang cukup sepi pada saat itu pada malam atau dini hari. Kami masih cocokan dengan hasil otopsi dan sebagainya sehingga kami masih mengumpulkan saksi-saksi di TKP dan saat menemukan," jelasnya.

Polisi pun meminta kepada semua pihak untuk bersabar karena pihaknya masih bekerja keras mengungkap kematian DP. Tak hanya itu, Susatyo juga mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi lebih jauh terkait siapa pelaku dibalik kasus tersebut.

Baca Juga : Kasus Mayat Dalam Plastik, Polisi: Tidak Ada Pelecehan, Korban Sedang Datang Bulan

"Kami belum menetapkan tersangka, semua memiliki peluang yang sama, semua kerabat teman dan sebagainya. Beri kami waktu untuk terus mendalami dan jangan berspekulasi si A atau si B karena menyulitkan kami. Percayakan kepada kami, masih terus bekerja secara serius," tutup Susatyo.

Diketahui, gadis asal Cibungbulang, Kabupaten Bogor itu sehari sebelumnya pamit kepada orangtuanya untuk pergi mengerjakan tugas sekolah. Sampai akhirnya, korban ditemukan tewas mengenaskan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement