Tonton Video Pelecehan Anak Secara Online, Pengusaha Ini Dipenjara 18 Tahun, Masuk Daftar Pelanggar Seks Seumur Hidup

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 09 Maret 2021 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 18 2374769 tonton-video-pelecehan-anak-secara-online-pengusaha-ini-dipenjara-18-tahun-masuk-daftar-pelanggar-seks-seumur-hidup-s7ydRc204M.jpg Pengusaha tonton pelecehan seksual anak online dipenjara 18 tahun (Foto: NCA)

COWES - Seorang pengusaha dan mantan presiden kamar dagang yang membayar untuk menonton pelecehan anak secara online diputuskan bersalah dan dipenjara selama total 18 tahun.

Jaksa penuntut mengatakan Peter Tomlinson membayar sekitar 10.000 poundsterling (Rp199 juta) untuk menonton siaran langsung pelecehan dari Filipina.

Pria 63 tahun, dari Cowes di Isle of Wight, mengaku bersalah atas 20 pelanggaran, termasuk sejumlah kejahatan seksual terhadap anak-anak.

Dia ditempatkan di daftar pelanggar seks seumur hidup.

Crown Prosecution Service (CPS) mengatakan Tomlinson, mantan presiden Kamar Dagang Isle of Wight, melakukan kontak dengan wanita di Filipina melalui internet dan membayar mereka untuk menonton pertunjukan seks langsung yang melibatkan anak-anak, banyak diantaranya yang berusia di bawah 13 tahun.

(Baca juga: Terima Paket Mr. P, Kotoran, dan Bom Glitter Palsu , Pria Ini Murka dan Tuntut Perusahaan Pengiriman)

Sebelumnya polisi mengatakan Tomlinson, yang dijatuhi hukuman di Pengadilan Isle of Wight Crown pada Jumat (5/3), akan membayar apa yang ingin dia lihat.

Antara Mei 2015 dan April 2017, dia diketahui melakukan pembayaran lebih dari 5.500 poundsterling (Rp109 juta) dalam 127 transaksi ke berbagai orang di Filipina.

Namun, penyelidikan lebih lanjut oleh Badan Kejahatan Nasional menemukan Tomlinson telah menransfer sekitar 10.000 poundsterling (Rp199 juta) di wilayah itu untuk aksi bejatnya.

Jaksa senior CPS Wessex Anthony Johns, mengatakan pihaknya menemukan bukti dari "ribuan pesan teks, riwayat obrolan, catatan keuangan dan gambar tidak senonoh". Ini berarti Tomlinson "tidak punya pilihan selain mengaku bersalah".

(Baca juga: Dokter yang Bunuh Korbannya dengan Diam-diam Menaburkan Kokain di Mr. P, Harus Bayar Biaya Kompensasi Rp488 Juta dan Pemakaman Rp147 Juta)

"Tidak hanya pelanggar seks anak yang mengerikan di penjara hari ini, tetapi sebagai hasil dari penuntutan ini anak-anak di Filipina telah dilindungi dari pelecehan lebih lanjut," tambahnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini