Tidak Datang Saat Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Kematian Lebih dari 12 Tahun Lalu

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 11 Maret 2021 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 18 2375964 tidak-datang-saat-suntik-vaksin-covid-19-wanita-ini-ditemukan-tewas-di-rumahnya-diduga-kematian-lebih-dari-12-tahun-lalu-w7pboCgVuq.jpg Petugas mendatangi rumah tempat seorang nenek ditemukan tewas (Foto: Daily Star)

SKOTLANDIA – Seorang wanita bernama Christina Malley, di Aberdeen, Skotlandia, tidak muncul saat jadwal suntik vaksin Covid-19. Namun nenek berusia 80 tahun ini ditemukan tewas di rumahnya.

Bahkan Malley diduga telah tewas 12 tahun lalu. Pensiunan ini adalnya diharapkan datang di klinik terdekat di Aberdeen, Skotlandia.

Tetapi dia tidak datang untuk mendapatkan suntikan pada 25 Februari lalu. Perawat pun mencoba mendatangi rumahnya dan mencari wanita itu. Daily Record melaporkan saat itulah perawat menemukan hal yang mengerikan.

Jenazahnya ditemukan di dalam properti dan itu memicu penyelidikan polisi. Petugas masih berusaha untuk memastikan kapan dan bagaimana dia meninggal.

Namun kini muncul kekhawatiran jika kematiannya mungkin telah terjadi lebih dari satu dekade lalu.

Evening Express melaporkan saat ini petugas forensik sedang memeriksa rumahnya untuk petunjuk lebih lanjut.

(Baca juga: India Akan Beli Drone Bersenjata Pertama dari AS Seharga Rp43 Triliun untuk Lawan China dan Pakistan)

Properti di lantai dasar itu telah ditutup sementara agar spesialis bisa bekerja untuk menentukan kapan dia mungkin meninggal.

Seorang juru bicara Kepolisian Skotlandia telah mengkonfirmasi penyelidikan 'sedang berlangsung'.

“Petugas dipanggil ke sebuah alamat di Allison Close, Aberdeen, pada hari Kamis, 25 Februari 2021, setelah mayat seorang wanita ditemukan di dalamnya,” terang pernyataan dari kepolisian.

“Kematian diperlakukan sebagai tidak dapat dijelaskan dan penyelidikan sedang berlangsung,” ujarnya.

(Baca juga: Presiden "Hilang", Banyak Pertanyaan Muncul)

"Sebuah laporan akan diserahkan ke Kejaksaan Fiskal,” tambahnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini