Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3.000 Perawat Gugur Akibat Covid-19

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 11 Maret 2021 |10:44 WIB
3.000 Perawat Gugur Akibat Covid-19
Perawat di rumah sakit mengurus pasien Covid-19 (Foto: Reuters)
A
A
A

Tetapi begitu pandemi telah berlalu, perawat yang kelelahan kemudian harus berurusan dengan semua kebutuhan perawatan kesehatan dan daftar tunggu yang tidak terpenuhi, sementara juga menghadapi kemungkinan kekurangan staf.

Sementara itu, WHO ingin agar petugas kesehatan di semua negara divaksinasi dalam 100 hari pertama tahun 2021.

Catton mengatakan perawat adalah garis awal daripada garis akhir, dan menyuarakan "keprihatinan besar" pada distribusi vaksin yang tidak merata antara negara-negara kaya dan miskin.

“Bagi perawat, menghadapi peningkatan risiko infeksi, imunisasi adalah tentang hak mereka untuk dilindungi di tempat kerja,” terangnya.

"Tidak dilindungi di tempat kerja menambah kesusahan mereka,” lanjutnya.

Mengingat apresiasi publik yang ditunjukkan kepada perawat pada tahap awal pandemi, Catton mengatakan saat ini para perawat lebih suka mendapatkan vaksin daripada tepuk tangan.

ICN sangat menganjurkan agar semua perawat disuntik vaksin Covid-19.

"Ini adalah masalah perlindungan dan keselamatan pasien," ujarnya.

"Jika seseorang tidak memiliki vaksin maka mungkin Anda harus melihat penempatannya kembali ke daerah lain,” jelasnya.

Didirikan pada 1899, ICN adalah federasi yang menaungi lebih dari 130 asosiasi keperawatan nasional.

Federasi ini meminta pemerintah untuk berinvestasi dalam melatih lebih banyak perawat baru untuk mengatasi kekurangan global.

Federasi juga menyerukan pembayaran yang lebih baik untuk mendorong staf perawat yang ada untuk mendukung sistem kesehatan untuk krisis di masa depan.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement