Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Seluk-beluk Berdirinya Kantor DPP Partai Demokrat

Kiswondari , Jurnalis-Jum'at, 12 Maret 2021 |17:20 WIB
Seluk-beluk Berdirinya Kantor DPP Partai Demokrat
Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta (Foto: Twitter)
A
A
A

JAKARTA - Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mendadak jadi perbincangan hangat. Itu terjadi setelah kubu Partai Demokrat pimpinan Moeldoko hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) mengklaim Kantor DPP Demokrat pertama sebagai kantor sekretariat resminya.

Sementara, Sekretariat DPP Partai Demokrat yang dipimpin Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tetap berkantor di Jalan Proklamasi No. 41, Menteng, Jakarta Pusat, sebagaimana yang tercatat di Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

Baca Juga:  Belum Ada Logo Partai, Lantai 1 Kantor Demokrat Moeldoko Disulap Jadi Kafe?

Berikut sejarah Kantor DPP Partai Demokrat sejak awal berdiri. Berdasarkan situs Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai yang didirikan pada 9 September 2001 itu awalnya berkantor di bangunan mirip ruko yang beralamat di Jalan Pemuda No. 712A, Jakarta Timur. Kala itu, Partai Demokrat dipimpin oleh Subur Budhisantoso sebagai Ketum dan Umar Said sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) untuk periode 2001-2005.

Kantor dengan status sewa itu masih ditempati di kepengurusan almarhum Ketum Hadi Utomo dan Sekjen Marzuki Alie untuk periode 2005-2010.

Baca Juga:  Gugat Penggagas KLB Demokrat, Kubu AHY Sebut Terlalu Pagi Kemukakan soal Moeldoko

Lalu, di periode kepemimpinan Anas Urbaningrum di tahun 2010, Kantor DPP Demokrat sempat pindah ke kawasan di Graha Kramat 7, Jalan Kramat Raya Nomor 146, Senen, Jakarta Pusat yang merupakan milik politikus PPP kala itu, Djan Farid. Kantor ini masih digunakan hingga pertengahan 2016 di kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kemudian, pada akhir 2016, Sekretariat DPP Demokrat resmi pindah ke Wisma Proklamasi sebagaimana hari ini. Wisma Proklamasi merupakan kantor dengan status milik Partai Demokrat. Kantor ini juga yang disebut ajtor KLB, Jhoni Allen Marbun sebagai kantor yang dibeli dari uang mahar Pilkada di era kepemimpinan SBY.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement