Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Depan Dirjen WHO, Anies Paparkan Strategi Vaksinasi Berkeadilan di Jakarta

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Kamis, 18 Maret 2021 |14:23 WIB
Di Depan Dirjen WHO, Anies Paparkan Strategi Vaksinasi Berkeadilan di Jakarta
Anies Baswedan. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan di hadapan beberapa tokoh, termasuk Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, terkait Strategi Vaksinasi Berkeadilan di Jakarta. Anies menghadiri C40 Mayoral Webinar secara daring dengan pembahasan terkait vaksinasi Covid-19, Kamis (18/3/2021).  

Anies menyampaikan beberapa strategi penyelenggaraan vaksinasi yang merata dan menyeluruh, di antaranya bekerja sama dengan banyak pihak dalam pendistribusian vaksin. 

"Pemprov DKI bersama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memiliki target vaksinasi sebesar 8,8 juta orang yang berdomisili di Jakarta, ditambah 1,2 juta tenaga kerja dari luar Jakarta," ujar Anies. 

Baca juga: Anies Targetkan 150.000 Warga Jakarta Dapat Vaksin Covid-19 Setiap Harinya

Tak hanya itu, Anies menyampaikan, Pemprov DKI menggalakkan program vaksinasi drive-thru serta layanan penjemputan ke lokasi vaksinasi untuk kelompok-kelompok yang memiliki kesulitan akomodasi, seperti kelompok usia lanjut, pedagang tradisional pasar, dan lain-lain. 

"Untuk itu kami menjalankan beberapa aksi dengan memobilisasi lingkungan (RT/RW) dan mengirimkan pesan harian untuk menginformasikan target vaksinasi," ucap Anies.

Baca juga: Strategi Anies dalam Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Anies pun mengajak kota-kota lain di dunia, untuk mendukung Covid-19 Vaccines Global Access (COVAX), sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk akses setara vaksin-vaksin Covid-19 yang dipimpin oleh Global Alliance for Vaccines and Immunization, WHO.

“Kami mendorong walikota dan gubernur lain dari seluruh dunia untuk bekerja sama dengan program kesiapsiagaan darurat kesehatan WHO untuk pembentukan Jaringan Kota Global untuk Kesiapsiagaan Darurat Kesehatan,” lanjutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement