Dadang-Syahrul Gunawan Resmi Menangi Pilkada Bandung 2020

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 20 Maret 2021 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 20 525 2381224 dadang-syahrul-gunawan-resmi-menangi-pilkada-bandung-2020-z8NTOf8vx4.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung akhirnya menetapkan pasangan Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan sebagai bupati dan wakil bupati Bandung terpilih di ajang Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung 2020.

Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya menyatakan, penetapan yang tertuang dalam surat nomor : 18/PL.02.7-Kpt/3204/Kab/III/ 2021 tersebut sekaligus menutup proses panjang Pilbup Bandung 2020.

"Jadi, dengan demikian, secara formal tugas dan tahapan KPU pun sudah selesai," tegas Agus di Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (20/3/2021).

Agus melanjutkan, surat penetapan tersebut selanjutnya akan dilayangkan kepada DPRD Kabupaten Bandung sebagai bagian dalam proses pelantikan Dadang-Syahrul Gunawan sebagai bupati dan wakil bupati Bandung periode 2020-2025.

Menurut Agus, pelantikan Dadang-Syahrul Gunawan itu di luar tahapan Pilbup Bandung 2020. Pasalnya, pelantikan merupakan kewenangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Itu memang di luar tahapan, jadi bukan kewenangan kami. Kami sendiri belum tahu (kapan) pelantikannya," kata Agus.

Sementara itu, bupati Bandung terpilih Dadang Supriatna menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak, terutama KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung yang telah mengawal proses kontestasi politik tersebut.

"Kami sudah menerima salinannya. Kami akan menunggu prosesi paripurna, penetapan dan pelantikan, mudah-mudahan pelantikan bisa secepatnya dilaksanakan," tutur Dadang.

Dadang pun mengajak seluruh pihak dan masyarakat Kabupaten Bandung untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bandung selama lima tahun ke depan.

"Kita tidak usah lagi bicara ke belakang, sekarang tidak ada pasangan calon satu, dua, dan tiga, tapi yang ada saat ini masyarakat Kabupaten Bandung," tegas Dadang.

Diketahui, penetapan tersebut dilakukan penyusul keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang dilayangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung nomor urut 1, Nia Kurnia-Usman Sayogi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini