Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Raden Saleh Dirikan Masjid di Jerman dan Rumahnya Jadi Rumah Sakit

Doddy Handoko , Jurnalis-Senin, 22 Maret 2021 |06:58 WIB
Raden Saleh Dirikan Masjid di Jerman dan Rumahnya Jadi Rumah Sakit
Raden Saleh. (Wikimedia Commons/Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen)
A
A
A

Gedung yang jadi tempat para pemimpin RS DGI Cikini ini, adalah tiruan dari satu istana kecil di Jerman, yakni Istana Callenburg yang sering dikunjungi Raden Saleh.

Ternyata Raden Saleh bukan hanya pelukis kondang tapi juga seorang arsitek handal. Ia merancang gedung ini untuk tempat tinggalnya.

"Tempat kediamannya itu kini menjadi asrama perawat RS DGI Cikini. Kediaman R Saleh terbentang dari TIM, dua bioskop (Garden Hall dan Podium), kolam renang, SLTP I Cikini, hingga ke RS DGI Cikini. Sebelum dipindahkan gubernur Ali Sadikin ke Ragunan pada 1967, kebon binatang di Jakarta terletak di kediaman R Saleh,"paparnya.

Ketika pindah ke Bogor, pelukis ini menjual rumah beserta tanahnya pada Sayid Abdullah bin Alwi Alatas, pemilik gedung Museum Tekstil di Jatipetamburan, Jakarta Pusat. Ketika kemudian rumah dan tanah itu dijual pada Koningen Emma Ziekerhuis (Yayasan Ratu Emma) dengan harga 100 ribu gulden, pada 1897, R Saleh sudah meninggal dunia.

Mengetahui rumah dan tanah itu akan dijadikan rumah sakit, Abdullah Alatas memotong harga penjualan jadi 50 ribu gulden, sembari menegaskan bahwa masjid bukan bagian yang dijual dan tidak boleh dibongkar. Pada tahun 1991, masjid ini memperoleh sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement