“Saat itu hujan deras. Saya luka karena goresan kaca. Telinga mendengung,” ujar Danil.
Kapolsek Krejengan, Iptu Yuliana mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian. Pihaknya membawa barang rusak sebagai barang bukti atas peristiwa bencana alam ini.
Baca juga: Petir Sambar Sumut 4,8 Juta Kali Sepanjang 2020
Dari pengakuan penghuni rumah, aat kejadian Saturi yang tinggal bersama putranya, Danil (18) sedang menonton televisi saat hujan deras. Tiba-tiba petir menyambar rumahnya dan mengenai jendela, pintu, genteng dan perabotan rumahnya.
Untuk itu, asyarakat hendaknya mematikan televisi saat hujan dan petir agar tidak terjadi peristiwa serupa.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.