Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Vaksinasi Covid-19, Walikota San Francisco Tekankan Vaksin Aman

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 26 Maret 2021 |07:04 WIB
Usai Vaksinasi Covid-19, Walikota San Francisco Tekankan Vaksin Aman
Walikota San Francisco London Breed (Foto: Reuters)
A
A
A

SAN FRANCISCO - Walikota San Francisco London Breed telah divaksinasi Covid-19 belum lama ini. Dia ingin menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman dan akan membantu keadaan kota tersebut kembali normal.

Walikota San Francisco disuntik vaksin buatan Johnson & Johnson, yang hanya memerlukan satu dosis saja, pada lengan kanannya, di sebuah klinik darurat di udara terbuka yang lokasinya ada di pusat kesehatan San Francisco, Maxine Hall.

Walikota Breed menyatakan disuntik vaksin sangat penting. Namun sebagai pemimpin kota dia harus meyakinkan para warganya jika vaksin ini semua aman.

Dia sangat senang mendapat vaksin produksi Johnson & Johnson karena cukup satu kali saja, namun juga karena orang-orang yang paling sulit dihubungi akan menjadi suatu tantangan memanggil mereka untuk kedua kalinya agar dapat diberikan dosis berikutnya.

Dia mengatakan banyak yang mengutarakan kepadanya, terutama dari komunitas turunan Afrika Amerika dan mereka yang turunan Amerika Latin, merasa khawatir dan cemas. Mereka merasa tidak ingin divaksinasi.

(Baca juga: Bill Gates Yakin Dunia Kembali Normal pada Akhir 2022)

Dia menjelaskan sebanyak 31 persen warga kota San Francisco di atas usia 16 tahun telah di vaksinasi, termasuk 73 persen penduduk di atas usia 65 tahun.

Dia menginginkan warganya dapat mengatakan bahwa ini adalah jenis vaksin yang sama dengan yang diberikan kepada Walikota San Francisco, karena penting bagi orang-orang untuk merasa bahwa ini aman. Ini akan mencegah orang-orang agar tidak masuk rumah sakit, dan ini akan mencegah orang-orang meninggal.

Walikota Breed mengatakan bahwa ia berharap kota San Francisco tidak lama lagi dapat melonggarkan peraturan, sehingga makin banyak orang dapat kembali kerja di kantor dan pergi menyantap makanan di restoran, agar toko-toko dan berbagai bisnis lain dapat menampung lebih banyak pembeli masuk ke dalam ruangan.

(Baca juga: China Boikot Merek-merek Asing Terkait Tuduhan HAM di Xinjiang)

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement