Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keris Adipati Karno Dapat Tiru Suara Tuannya Panggil Arjuna

Doddy Handoko , Jurnalis-Senin, 29 Maret 2021 |07:48 WIB
 Keris Adipati Karno Dapat Tiru Suara Tuannya Panggil Arjuna
Keris (foto: Dok Antara)
A
A
A

Ia menguraikan, keris-keris yang dikenal dalam pewayangan. Di Surakarta, pada waktu ini terdapat keris yang bernama Cundhamani, yang di dalam dunia pewayangan dikenal sebagai encis pusaka Pandhita Dorna.

Keris dhapur Kalarnisani yang merupakan 'copy' atau putran dari keris Kanjeng Kyai Kalamisani, adalah sebuah keris lurus dengan hiasan kembang-kacang, sogokan muka dan belakang, lambe gajah dua, sraweyan, greneng dan lain sebagainya. Konon, Kanjeng Kyai Kalamisani yang asli adalah kepunyaan Raden Sadewa yang kemudian diberikan kepada Raden Gatotkaca.

Arjuna, selain dikenal sebagai pemilik Pasopati, juga mempunyai keris-keris Kyai Pulanggeni dan Kyai Kalanadhah.

Adipati Karna, selain memiliki keris Kyai Jalak, juga mempunyai keris Kyai Kaladete yang sangat terkenal karena ampuhnya, karena meskipun tuannya itu telah gugur, keris pusaka tersebut masih dapat berbicara menirukan suara tuannya yang mernanggil-manggil Arjuna sebagai lawannya.

Cakil mempunyai keris dengan luk 9 atau 21, dhapurnya Jalak Ngoceh, bukan Jalak Ngore. Keris tersebut pada akhirnya justru 'memakan' tuannya sendiri. Ada yang mengatakan, bahwa Prabu Yudhistira mempunyai keris dhapur Tilam Upih atau Tilam Sari. Prabu Kresna memiliki keris dhapur Brojol, dan keris Kyai Kalamunyeng.

Selain dalam dunia pewayangan, keris lebih terkenal dalam legenda, babad atau dongeng-dongeng yang sangat dikenal oleh masyarakat Jawa. Sebagai contoh misalnya, keris Kyai Sengkelat (pusaka kerajaan Majapahit), Keris Kyai Nagasasra dan Kyai Sabuk Inten (pusaka pusaka kerajaan pada zaman pemerintahan Dernak-Pajang, yang dibuat pada zaman Majapahit).

Lalu Keris Kyai Carubuk, pusaka Sunan Kalijaga (Demak-Paiang), Keris Kyai Setan Kober, pusaka Haryo Penangsang (Jipang), Tombak Kyai Baru, milik Ki Ageng Mangir, menantu dan sekaligus juga musuh bebuyutan Panembahan Senopati (Mataram).

Kyai Plered adalah juga sebuah tombak pusaka yang pernah digunakan oleh Danang Sutawijaya (P. Senopati) untuk membunuh Haryo Penangsang dan lain-lainnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement