Masih Pandemi, Tradisi Balimau Sambut Ramadan di Pekanbaru Kembali Ditiadakan

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Selasa 30 Maret 2021 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 340 2386534 masih-pandemi-tradisi-balimau-sambut-ramadan-di-pekanbaru-kembali-ditiadakan-GGAzwcHek9.jpg Tradisi balimau. (Foto: Antara)

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru meniadakan tradisi petang megang (balimau) yang biasa dilaksanakan untuk menyambut bulan suci Ramadan. Hal ini dikarenakan masih merebaknya Covid-19 di Kota Bertuah-julukan Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT mengatakan, ditiadakannya tradisi balimau tahun ini karena sebagian daerah masih berzona merah Corona.

"Ini karena daerah kita belum aman dari Pandemi Covid-19," kata Firduas, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Wali Kota Kendari Izinkan Masjid Gelar Shalat Tarawih

Namun demikian, Pemkot Pekanbaru masih membolehkan acara petang megang dengan skala kecil. Kegiatan kegiatan petang megang bisa dilaksanakan sekitaran RT, RW dan keluarahan setempat. Namun untuk di sekitaran Sungai Siak tidak diperbolehkan. Peniadaan tradisi ini masih sama seperti tahun lalu.

"Kita minta warga selalu patuhi protokol kesehatan Covid-19," imbuhnya.

Balimau merupakan tradisi sehari sebelum puasa. Kegiatan ini biasanya dipusatkan di pinggiran Sungai Siak di bawah Jembatan Leighton. Petang megang biasanya diawali dengan berziarah di makam raja-raja pendiri Kota Pekanbaru yang ada di Komplek Masjid Raya. Tradisi ini biasanya dibuka Gubernur Riau-Wakil Gubernur Riau, Wali Kota Pekanbaru dan wakilnya.

Baca juga: Jelang Ramadan, Ariza Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman

Setelah berzirah, kegiatan dilanjutkan dengan mandi bersama di pinggiran sungai. Pihak kepolisian dan Basarnas selalu siaga di area tempat mandi balimau.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini