Mogok Makan Mahasiswa Terkait Dugaan Plagiasi Rektor Uinsu Dibubarkan Petugas

Ahmad Ridwan Nasution, iNews · Selasa 30 Maret 2021 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 608 2386596 mogok-makan-mahasiswa-terkait-dugaan-plagiasi-rektor-uinsu-dibubarkan-petugas-k2pVUh81mx.jpg Aksi mogok makan mahasiswa dibubarkan petugas Satpol PP (Foto : iNews)

MEDAN - Aksi mogok makan oleh sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (Uinsu) dibubarkan paksa oleh Satpol PP Kota Medan. Aksi mahasiswa di depan hotel JW Marriot tersebut dilakukan untuk mendesak Kementerian Agama mengusut dugaan kasus plagiasi yang dilakukan oleh Rektor Uinsu Syahrin Harahap, Selasa (30/3/2021).

Kericuhan sempat terjadi karena para mahasiswa tersebut enggan dibubarkan. Mereka bahkan menuding Satpol PP telah dibayar pihak Rektorat Uinsu untuk membubarkan mereka.

Adapun aksi mogok makan mahasiswa Uinsu itu dilakukan sejak Senin kemarin dan rencananya akan dilakukan hingga Jumat mendatang. Aksi tersebut sebagai upaya mendesak kementerian agama mengusut kasus dugaan plagiasi yang dilakukan oleh sang rektor.

Mereka sengaja memilih beraksi di depan hotel itu karena Menag Yaqut Cholil Qoumas diketahui tengah beracara di hotel itu. Mereka mendesak Menag segera membentuk tim independen untuk mengusut kasus yang telah mencoreng nama baik Uinsu.

"Kami ingin Menag usut kasus tersebut," ujar Koordinator aksi Irham Sadani.

Baca Juga : Mabes Polri: 9 Teroris yang Terlibat Bom Makassar Berafiliasi dengan JAD

Para mahasiswa ini menuntut, jika Rektor Uinsu terbukti bersalah melakukan plagiasi, maka harus ditindak sesuai aturan yang berlaku. Begitu juga jika tak bersalah, kementerian diminta untuk memberi pengumuman untuk mengembalikan nama baik UIN Sumatera Utara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini