Gedung Putih: Orang Amerika Pantas Mendapatkan Informasi yang Lebih Baik tentang Asal-usul Covid-19

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 31 Maret 2021 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 18 2387281 gedung-putih-orang-amerika-pantas-mendapatkan-informasi-yang-lebih-baik-tentang-asal-usul-covid-19-PSfqI8nblr.jpg Presiden AS Joe Biden (Foto: Reuters)

Skenario lain yang mungkin terjadi adalah penularan langsung dari salah satu hewan yang diketahui membawa virus korona serupa, seperti kelelawar atau trenggiling.

Dua skenario lain dianggap tidak mungkin. Laporan tersebut mengatakan penularan melalui produk makanan dingin adalah "jalur yang mungkin" dan penularan melalui insiden laboratorium dianggap sebagai "jalur yang sangat tidak mungkin."

Tidak ada bukti yang mendukung teori laboratorium. Direktur Jenderal (Dirjen) WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan tim WHO menyimpulkan itu adalah "hipotesis yang paling tidak mungkin."

Meski demikian, dia mengatakan, pihaknya akan terus menjajaki kemungkinan tersebut.

"Tim juga mengunjungi beberapa laboratorium di Wuhan dan mempertimbangkan kemungkinan virus memasuki populasi manusia sebagai akibat dari insiden laboratorium," kata Tedros kepada negara-negara anggota dalam penjelasan tentang laporan tersebut, menurut salinan sambutannya.

"Meskipun tim telah menyimpulkan bahwa kebocoran laboratorium adalah hipotesis yang paling kecil kemungkinannya, hal ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut, berpotensi dengan misi tambahan yang melibatkan ahli spesialis, yang siap saya gunakan," lanjutnya.

Dia menambahkan data dan studi lebih lanjut akan diperlukan untuk mencapai kesimpulan yang lebih kuat.

Sementara itu, seorang diplomat Eropa mengatakan kehadiran misi WHO di lapangan dan laporan itu "hanya langkah pertama, kami membutuhkan studi lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang jelas mengenai asal virus dan kami membutuhkan lebih banyak akses ke data dan sampel."

"Pernyataan bersama itu tidak seagresif yang mungkin terjadi di bawah pemerintahan sebelumnya, saya menduga, yang membuatnya lebih mudah untuk didukung, tetapi pernyataan itu bisa jadi lebih keras dan tanggapan China terhadap proses tersebut belum cukup baik," kata diplomat Eropa lainnya.

"Intinya adalah seperti apa langkah selanjutnya? Jika kita tidak memiliki sistem kerja untuk belajar dan merespon dengan cepat ketika ada masalah, kita tidak akan memiliki sistem kerja untuk melindungi orang," kata diplomat itu.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini