Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebut Ada Pertentangan Ideologi di Demokrat, AHY: Moeldoko Telah Keluar dari Akal Sehat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 31 Maret 2021 |15:00 WIB
Sebut Ada Pertentangan Ideologi di Demokrat, AHY: Moeldoko Telah Keluar dari Akal Sehat
Agus Hari Murti Yudhoyono (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhono (AHY) mengatakan bahwa isu Hambalangan sengaja dihembuskan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko untuk mendegradasi Demokrat setelah kubu Moeldoko tak mampu menunjukkan legalitas Kongres Luar Biasa Demokrat Deliserdang.

"Ada upaya dari kubu KSP Moeldoko untuk mendegradasi Demokrat setelah mengangkat isu Hambalang setelah kubu Moeldoko tidak mampu menunjukkan legalitas KLB yang merupakan perbuatan melawan hukum," kata Agus melalui Instgram pribadinya, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Kemenkumham Tolak KLB Partai Demokrat Kubu Moeldoko

AHY juga mempertanyakan pernyataan Moeldoko adanya pertentangan ideologi di Partai Demokrat. Menurut dia, isu itu juga dihembuskan untuk mendiskreditkan partai berlambang mercy dalam menyongsong Pemilu 2024.

Baca juga: Tolak KLB Demokrat Kubu Moeldoko, Yasonna: Sejak Awal Pemerintah Objektif!

"Kami semua bertanya pertentangan ideologi seperti apa yang KSP Moeldoko sampaikan. KSP Moledoko harus menjawab isu ini agar tidak ada kemarahan kader simpatisan Demokrat yang semakin besar," ujarnya.

Menurut AHY, isu-isu yang dilontarkan kubu Moeldoko merupakan pembenaran ke publik agar mampu tampil sebagai penyelamat partai.

"Ini adalah lagu lama yang mudah ditebak agar bisa tampil sebagai penyelamat dan megisukan bahwa KSP Moeldoko tidak punya alasan fundamental dan telah keluar dari akal sehat," tuturnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement