200 Ribu Hewan Kemungkinan Mati Dampak Kapal Raksasa Sumbat Terusan Suez

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 01 April 2021 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 18 2387838 200-ribu-hewan-kemungkinan-mati-dampak-kapal-raksasa-sumbat-terusan-suez-EulIKMPIcH.JPG Foto: Reuters.

ISMAILIA - Sekira 200.000 hewan kemungkinan besar akan mati setelah terjebak di kemacetan Terusan Suez, Mesir, tanpa cukup makanan atau air untuk bertahan selama sisa perjalanan mereka. Hal itu diungkapkan organisasi penyayang binatang internasional.

Gabrile Paun, direktur Uni Eropa (UE) untuk LSM Animals International, mengatakan bahwa tragedi kesejahteraan hewan maritim terburuk dalam sejarah itu tidak dapat dihindari.

BACA JUGA: Kapal Kontainer Sepanjang 4 Lapangan Sepakbola Kandas, Lalin Terusan Suez Terhambat

Sepekan lalu, kapal kontainer sepanjang 400 meter, Ever Given kandas di tepi Terusan Suez, menghalangi sekira 400 kapal di kedua sisinya. Enam belas kapal yang mengangkut hewan hidup dari UE ke Teluk Persia termasuk di antaranya.

Selain kekurangan makanan dan dehidrasi, karena penumpukan limbah, hewan tidak dapat berbaring, dan bangkai tidak dapat dibuang.

Sekira 130.000 hewan hidup yang dikirim dari Rumania berada dalam situasi yang sangat buruk, lapor Pengamat UE, saat mereka seharusnya mencapai Teluk Persia lima hari lalu.

Terlepas dari kenyataan bahwa Ever Given diapungkan kembali pada Senin (29/3/2021), penumpukan besar itu masih menyebabkan penundaan yang signifikan, demikian diwartakan Middle East Monitor.

BACA JUGA: Kapal Kontainer Raksasa yang Kandas Diapungkan, Lalin Terusan Suez Kembali Berlanjut

Undang-undang UE menetapkan bahwa kapal yang membawa hewan hidup perlu membawa 25 persen lebih banyak makanan daripada yang mereka butuhkan untuk perjalanan, tetapi menurut para pendukung kesejahteraan hewan, hal ini jarang terjadi.

Bahkan jika mereka punya, ini tidak akan cukup untuk memberi makan dan memberi minum hewan-hewan ini sampai mereka mencapai tujuan mereka.

Otoritas Rumania yang mengawasi ekspor hewan hidup mengatakan ada cukup makanan dan air di atas kapal, tetapi Paun mengatakan bahwa pihak berwenang tidak akan mengakui bahwa ribuan hewan mati di atas kapal dan di bawah undang-undang Uni Eropa mereka tidak perlu mengatakan jika mereka melakukannya.

Rumania memiliki rekam jejak yang sangat buruk karena gagal memenuhi persyaratan pengangkutan hewan hidup. Tahun lalu, lebih dari 14.000 domba mati ketika sebuah kapal terbalik di lepas pantai Laut Hitam.

Dalam satu kali perjalanan, suhu di dalam kapal yang membawa domba hidup melebihi 60 derajat Celcius.

Berita tersebut telah mendorong seruan untuk larangan internasional atas ekspor hidup hewan ternak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini