Ridwan Kamil Terima Dua Penghargaan MURI

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 01 April 2021 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 525 2388142 ridwan-kamil-terima-dua-penghargaan-muri-fdxzH6SO9J.jpg Ridwan Kamil terima dua penghargaan MURI (Foto: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (1/4/2021).

Kedua penghargaan tersebut diterima Ridwan Kamil atas kesuksesan Provinsi Jabar dalam pendataan keluarga serentak pimpinan wilayah se-Jabar dan pelayanan KB implan kepada 50.000 akseptor se-Jabar dalam sehari.

Penghargaan MURI sendiri ditujukan kepada BKKBN Jabar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar.

Baca juga: Gubernur Jabar Jamin Keamanan Jumat Agung dan Paskah 2021, Ridwan Kamil: Jangan Takut

"Hari ini kita catat peristiwa istimewa di tanggal 1 April. Pertama, penghargaan rekor MURI untuk pendataan keluarga serentak di pimpinan wilayah se-Jabar. Kedua, pelayanan 50.000 implan dalam sehari di seluruh wilayah Jabar," tutur Ridwan Kamil seusai menerima penghargaan.

Baca juga: Lewat Medsos Pribadi, Ridwan Kamil Promosikan Gernas BBI

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras semua pihak yang teguh berkomitmen untuk menghasilkan kinerja yang luar biasa dalam menyukseskan pendataan keluarga serentak hingga Mei 2021.

"Apalagi, pendataan keluarga serentak di pimpinan-pimpinan wilayah dimulai dari gubernur, bupati, wali kota, 600 camat, 5.312 kepala desa, dan ratusan kelurahan," katanya.

Kang Emil pun menuturkan, melalui komitmen yang besar, merealisasikan pelayanan KB implan kepada 50.000 akseptor serentak di seluruh Jabar pun bukan hal yang mustahil dilakukan jika dikerjakan bersama-sama.

"Kita bisa mengukir peristiwa bersejarah dimana kita kompak, kita kerja keras, dan kita berkomitmen, ternyata bisa menghasilkan kinerja yang luar biasa, yaitu 50.000 KB implan serentak dilaksanakan di seluruh Jabar dan menandakan tidak ada yang tidak mungkin," tegasnya.

Kang Emil berpesan agar kekompakan ini terus dibina supaya kualitas manusia dan keluarga tetap terjaga lahir dan batin.

"Karena kualitas keluarga yang baik itu datang dari kualitas perencanaan yang baik. Kita mendapati kasus-kasus, biasanya, kalau di telusuri, pasti datang dari perencanaannya yang tidak matang tidak maksimal," katanya.

"Mudah-mudahan dengan program ini yang terus berjalan di Jabar bisa melahirkan masyarakat yang juara lahir batin melalui inovasi dan kolaborasi," lanjut Kang Emil.

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, pada 2045 mendatang, Indonesia akan menjadi negara hebat di urutan ketiga atau keempat. Namun, kata dia, hal itu dapat terwujud dengan tiga syarat khusus, yakni pertumbuhan ekonomi terjaga, pesta demokrasi berjalan kondusif, dan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

"Dengan program BKKBN ini, kita berharap semua anak-anak muda generasi baru itu hidup di Indonesia dengan kompetitif dan produktif dimulai dari proses perencanaan keluarga yang maksimal," katanya. agung bakti sarasa

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini