Tidak Percaya Corona, Aktivis Antimasker Ini Tubuhnya Semakin Melemah Terpapar Covid-19

Eris Utomo, iNews · Kamis 08 April 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 519 2391451 tidak-percaya-corona-aktivis-antimasker-ini-positif-covid-19-dan-tubuhnya-melemah-VykC5y83te.jpg Foto: MNC Media

BANYUWANGI - Muhamad Yunus Wahyudi terdawa kasus berita bohong atau hoaks yang menyebarkan bahwa di Banyuwangi tidak ada Covid-19, sejak Kamis (1/4/2021) lalu menjalani perawatan intensif di Ruang Isolasi II Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur.

(Baca juga: Kisah Pilu, 3 Kakak Beradik Yatim Piatu Kekurangan Gizi karena Tak Ada Makanan)

Pelaku penjemputan paksa jenazah Covid-19 di salah satu rumah sakit di Banyuwangi ini, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan kesehatan swab dan rapid test antigen.

"Sebelum dinyatakan positif Covid-19, terdakwa Yunus yang mendekam di lapas Klas IIB Banyuwangi ini, mengalami gangguan kesehatan. Kondisinya lemah karena nafsu makan berkurang, dan mengalami sesak napas," ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono.

(Baca juga: Kronologi Lengkap Penemuan Istri Tewas Tergantung dan 2 Anaknya Dibunuh)

Sebelumnya, terdakwa Muhamad Yunus Wahyudi ditahan aparat kepolisian dan dijerat dengan pasal 14 ayat 1 dan 2 uu no 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan pasal 45 huruf a jo pasal 28 UU No 19 tahun 2016 ite dan pasal 93 UU No 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

Yunus juga melakukan penjemputan paksa jenazah Covid-19 di salah satu rumah sakit Banyuwangi, Jawa Timur.

Atas aksinya tersebut, Yunus ditahan di Polsek Giri, lalu dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Pemindahan terhadap terdakwa tersebut, dilakukan atas permintaan majelis hakim.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini