Kronologi Lengkap Penemuan Istri Tewas Tergantung dan 2 Anaknya Dibunuh

Adi Haryanto, Koran SI · Kamis 08 April 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 525 2391292 kronologi-lengkap-penemuan-istri-tewas-tergantung-dan-2-anaknya-dibunuh-Or9MSC4A71.jpg Foto:Ist

BANDUNG BARAT - Warga Kampung Margamulya RT 01/02, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dihebohkan dengan penemuan tiga mayat yang terdiri dari seorang ibu yang tewas tergantung dan dua anak yang masih balita. Diduga kuat sebelum gantung diri, sang ibu menghabisi dua anaknya terlebih dulu.

(Baca juga: Tragis! Pulang Kerja, Suami Temukan Istri Tergantung dan 2 Anak Tewas di Lantai)

Berikut kronologi penemuan ketiga korban pada Rabu (7/4/2021) sekitar pukul 16.08 WIB itu, berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi Reja Wahyu (16), Evi Herawati (28), Leni Maryani (26).

Ketiga saksi merupakan adik dari Asep Burhanudin (31), suami dari korban Dina Rosdiana Yulianti (31) atau ayah dari dua balita. Pada Rabu 7 April 2021 sekitar pukul 16.08 WIB ditemukan mayat seorang perempuan dan dua anaknya di Kampung Margamulya RT 01/02, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

(Baca juga: Duh! Pria Ini Bersanding di Pelaminan dengan Pasangan Hanya Pakai Kolor)

Penemuan ketiga korban berawal saat saksi Reja menerima pesan WhatsApp (WA) dari Asep Burhanudin, suami korban Dina, sekitar pukul 14.30 WIB yang berisi permintaan untuk mengecek keberadan korban di rumahnya.

Saat itu Asep sedang menjalankan pendidikan Satpam di daerah Cileunyi, menghubungi istrinya melalui telepon seluler namun tidak ada jawaban. Kemudian saksi Reja menggedor pintu rumah korban sebanyak tiga kali. Namun tidak ada respons dari dalam rumah. Kemudian saksi Reja melihat dari lubang atas pintu dan terlihat korban anak-anak sedang telentang dan tampak seperti sedang tertidur.

Selanjutnya Reja melaporkan kembali kepada suami korban. Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi Evi dan Leni sedang berada di teras rumah. Saksi Evi melihat Asep Burhanudin datang.

Sesampainya di depan rumah, Asep, menggedor-gedor pintu. Setelah tidak ada jawaban, suami korban terlihat mendobrak pintu rumah dan terdengar teriakan. Saksi Evi dan Leni mengira kakakanya itu sedang bertengkar. Namun setelah keluar dari dalam rumah, Asep Burhanduin berteriak "Evi, si Dina bunuh !". Dari situ saksi terkejut dan langsung menghampiri ke tempat kejadian dan benar terlihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolsek Cipatat Kompol Yana Supyana mengatakan, ketiga korban diduga kuat korban bunuh diri. Korban ditemukan sekitar pukul 16.08 WIB oleh suami atau ayah korban.

"Ketiga korban yaitu, Dina Rosdiana Yulianti (31), Yumna Tamimatujinan (4) dan Abqori Abrurahman Burhan (2,5)," kata Kapolsek Cipatat Yana Supyana melalui keterangan tertulis.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, ujar Kompol Yana Supyana, ditemukan sebuah selendang yang digunakan korban Dina untuk gantung diri. Selain itu, petugas juga menemukan sisa makanan anak dan Buku catatan yang berisi curahan hati atau keluhan korban dan pamit.

Kompol Yana melanjutkan, hasil penyelidikan, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dengan akses masuk ke lokasi dua pintu, satu pintu samping yang terselot dari dalam dan pintu depan yang terkunci dengan posisi anak kunci menempel. "Tidak ditemukan adanya bekas paksaan masuk ke dalam rumah," ujar Yana.

Kondisi anak-anak korban pun, tutur Kapolsek Cipatat, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga korban dibekap karena ada kain yang menutupi wajah korban anak-anak.

"Korban Dina Rosdiana Yulianti pada waktu dilihat oleh suaminya (Asep Burhanudin) dalam posisi gantung diri di tiang pintu kamar dengan menggunakan kain selendang," tutur Kapolsek.

Dugaan bunuh diri, kata Kompol Yana, juga diperkuat dengan surat yang dibuat oleh korban Dina, berisi keluhan dan memiliki beban utang dan kata pamit. "Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di TKP tersebut di atas diduga kuat korban anak-anak dibunuh dengan cara dibekap oleh ibunya (korban Dina). Selanjutnya (Dina) melakukan bunuh diri dengan cara menggantung diri," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini