"Sering banget liat ada yang dua-dua an gitu. Usia remaja an lah," kata pengurus DKM Al Imam, Dani Azis Surdiana saat berbincang dengan MNC Portal Indonesia (MPI).
Secara etika, Dani menilai hal itu sangat tidak pantas. Apalagi, alun-alun itu berada di antara Pendopo dan Masjid Agung.
"Beberapa kali kami juga mengingatkan kepada pengunjung itu. Eh, malah pindah tempat. Karena alun-alun kan bukan hanya ada rumput sintetis aja, tapi ada juga bangunan. Jadi mereka bisa leluasa pindah tempat," jelas dia.
"Kalau malam kan, lampu di alun-alun itu nggak dinyalain. Udah gitu, nggak ada petugas, kaya waktu siang. Jadi mereka ini bisa leluasa," jelas dua
Dani berharap, pihak terkait bisa memberlakukan 'kebijakan' agar alun-alun tidak dimanfaatkan jadi tempat 'strategis' bagi muda-mudi intuk melepas rindu.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.