DEPOK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok melakukan pemeriksaan terhadap Sandi, pelapor dugaan korupsi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Jawa Barat. Sandi mengaku mandapat 35 pertanyaan oleh penyidik.
"Tadi diperiksa ada 35 pertanyaan terkait pengaduan saya untuk melengapi data-data. Penyidiknya baik-baik," kata Sandi saat ditemui di komplek Kejari Depok, Rabu (14/4/2021).
Aduan terhadap Dinas Damkar Depok dilakukan pada 29 Market 2021. Laporan dilakukan atas dugaan tindak pidana korupsi di tempat dia bekerja.
Baca juga: Setelah Kejari, Sandi Akan Laporkan Kasus Dugaan Korupsi Damkar Depok ke KSP
"Saya sudah serahkan semua bukti terkait dugaan penyelewengan dana dan hak-hak yang tidak diberikan kepada anggota pemadam Kebakaran," jelasnya.
Sebelumnya diketahui, Sandi yang merupakan pekerja di Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok berusaha membongkar dugaan korupsi di tempatnya bekerja.
Bahkan, dia berpose membawa poster bertuliskan “Pak Presiden Jokowi Tolong Usut Tindak Pidana Korupsi Dinas Pemadam Kebakaran Depok #StopKorupsiDamkar.” Aksinya itu viral di media sosial.
Baca juga: Viral Sandi Bongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok, Ini Respons DPRD
Sandi mengungkapkan, sarana dan prasarana yang diterima petugas Damkar tidak sesuai spesifikasi. Padahal, dalam melaksanakan tugas dirinya berhadapan dengan bencana.
“Kalau untuk motif saya hanya memperjuangkan hak dan memang apa adanya kenyataan fakta di lapangan,” ujarnya, Jumat 9 April 2021.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.