Blokir Jalan untuk Balap Liar, Sejumlah Pemuda Ditangkap

Marzuki, Koran SI · Sabtu 17 April 2021 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 340 2396062 blokir-jalan-untuk-balap-liar-sejumlah-pemuda-ditangkap-4m0DfRmL3C.jpg Polisi amankan sejumlah pemuda yang memblokir jalan karena hendak melakukan balap liar. (Foto : iNews/Marzuki)

LOMBOK BARAT - Sejumlah remaja beserta sepeda motor diamankan Polsek Kediri, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), karena memblokir jalan untuk aksi balap liar.

Kapolsek Kediri, AKP Arjuna Wijaya, mengatakan aksi balap lari di Simpang 4 Kediri, Kediri, Lombok Barat ini berdasarkan informasi masyarakat.

“Masyarakat sangat terganggu. Aksinya, para remaja ini sampai menutup akses jalan di Simpang 4 Kediri,” ucapnya, Jumat (16/4/2021).

Atas laporan tersebut, sekitar pukul 02.00 Wita, personel Polsek Kediri langsung menuju lokasi untuk memastikan informasi dari masyarakat tersebut, Jumat (16/4/2021).

“Langsung dibubarkan karena meresahkan masyarakat. Sebagai tindak lanjut mengamankan lima orang remaja beserta tiga sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi,” ucapnya.

Menurutnya, selain mengganggu masyarakat, balap lari tentunya ini bisa membahayakan termasuk pengguna jalan lainnya.

“Sesuai dengan penekanan dari Bapak Kapolres Lobar, ini dilakukan untuk meniadakan potensi yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan,” ucapnya.

Karena itu, Posek Kediri bertindak cepat meminimalkan potensi-potensi yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat di tengah menjalankan ibadah Ramadhan.

Baca Juga : Balapan Liar saat Jam Sahur, Belasan ABG Ditangkap Polisi

“Saat masyarakat sedang khusyuk melaksanakan ibadah pada Ramadhan ini, sangat berpotensi menimbulkan keributan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Saat disinggung berpotensi mengarah kepada aksi perjudian, Kapolsek belum dapat memastikannya.

“Masih belum dapat kami pastikan. Yang jelas para remaja ini sedang mendapat pembinaan di Mapolsek kediri,” katanya.

Selain itu, Kapolsek memastikan kegiatan semacam ini tentunya sudah melanggar protokol kesehatan, di tengah masa pandemi saat ini.

Para orang tua juga dipanggil pihak kepolisian untuk pembinaan ini.

Baca Juga : Pembubaran Balapan Liar di Bekasi, Remaja Tunggang Langgang, Penonton Masuk Parit

“Diharapkan, kepada para orang tua untuk melakukan pengawasan kepada putra-putrinya agar tindak melakukan hal-hal yang mengganggu masyarakat, serta perbuatan melanggar hukum lainnya,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini