Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Realisasi Belanja Daerah Pemprov DKI Jakarta Hanya 88,40%

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Senin, 19 April 2021 |16:42 WIB
Realisasi Belanja Daerah Pemprov DKI Jakarta Hanya 88,40%
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebutkan realisasi belanja daerah yang tercapai hingga akhir tahun 2020 hanya mencapai 88,40%. Di mana, hanya terealisasikan Rp52,11 triliun dari target Rp58,95 triliun.

"Belanja daerah sampai akhir tahun 2020 dapat terealisasikan sebesar Rp52,11 triliun atau mencapai 88,40 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp58,95 triliun," ujar Anies saat memberikan sambutan Laporan Pertanggungjawaban dalam Rapat Paripurna DPRD DKI, Senin (19/4/2021) siang di Lantai 3 Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD DKI Jakarta.

Baca Juga:  Anies Sebut Warga Miskin di Jakarta Melonjak Jadi 496 Ribu Orang

Ia menyebutkan realisasi penyerapan anggaran ini meningkat sebesar 4,96 persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2019 yang sebesar 83,44 persen. "Realisasi Belanja Daerah tahun 2020 sebesar 88,40 persen tersebut, antara lain disebabkan karena keterbatasan pelaksanaan kegiatan dikarenakan pembatasan pandemi Covid-19," tambah Anies.

Selain itu, upaya efisiensi yang dilakukan terutama terhadap belanja barang/jasa dan keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan dikarenakan Penetapan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 pada 11 Desember 2020.

Kendala teknis lainnya dikatakan Anies seperti keterbatasan waktu proses pengadaan barang jasa, harga lebih tinggi dari pagu anggaran, belum adanya putusan pengadilan, keterbatasan kegiatan akibat pandemi, revisi Perda, kendala pengadaan spare part yang inden.

"Selanjutnya untuk Pembiayaan Daerah dapat saya jelaskan bahwa Penerimaan Pembiayaan dapat direalisasikan sebesar Rp5,58 triliun atau 90,53 persen dari target sebesar Rp6,16 triliun. Sedangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan yang dapat direalisasikan adalah sebesar Rp4,21 triliun atau 94,74 persen dari rencana sebesar Rp. 4,45 triliun," lanjut Anies Baswedan.

Baca Juga:  Paripurna DPRD DKI, Anies Baswedan Sebut Indeks Pembangunan Manusia Jakarta Tertinggi

Pengeluaran Pembiayaan ini dijelaskan Anies Baswedan salah satunya dialokasikan untuk Pembentukan Dana Cadangan Daerah sebesar Rp95,68 miliar, Pembayaran Pokok Utang sebesar Rp33,62 miliar, serta Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada PT Jakarta Toursindo, PT Mass Rapid Transportation (MRT), PT Jakarta Propertindo, PDAM Jaya, PD Pasar Jaya, PD Pembangunan Sarana Jaya dan PD PAL Jaya sebesar Rp4,08 triliun.

"Dengan realisasi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah tersebut, maka terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2020 sebesar Rp5,14 triliun," tandas Anies Baswedan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement