JAKARTA - Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab memprediksi perombakan kabinet (reshuffle) jilid II tidak akan sebesar atau sebanyak reshuffle sebelumnya.
Sebab, perombakan kabinet kali ini karena adanya kebutuhan pembentukan nomenklatur baru dengan adanya peleburan dan penambahan satu kementerian saja.
Baca Juga: Desas-desus Reshuffle Menteri Berinisial M Dinilai Sekadar Sensasi
"Saya kira hanya reshuffle terbatas. Bisa jadi hanya akan ada pergeseran atau penambahan 1 atau 2 orang menteri jika skenarionya adalah pencopotan," ujarnya saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).
Menurut analis politik asal UIN Jakarta itu, jika reshuffle kabinet benar terjadi, maka kemungkinan menteri yang terancam digeser atau dicopot terkait dengan bidang investasi dan penanaman modal atau menteri pendidikan.