Ada Warga Ngabuburit di Rel Kereta, PT KAI: Bisa Dipenjara & Denda Rp15 Juta!

Arif Budianto, Koran SI · Selasa 20 April 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 525 2397910 ada-warga-ngabuburit-di-rel-kereta-pt-kai-bisa-dipenjara-denda-rp15-juta-PeNYvRtBzw.jpg Sejumlah anak-anak dan orang dewasa ngabuburit di rel kereta. (Foto: Istimewa)

BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung memperingatkan masyarakat agar tidak ngabuburit di sekitar rel kereta api. Hal itu menyusul banyaknya warga yang berkumpul di sekitar rel.

Menurut Pelaksana Harian Manager Humasda Daop 2 Bandung M Reza Fahlepi, jalur kereta merupakan jalur yang dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia. Dengan karakteristik jalur yang khusus seperti itu, maka jalur kereta api tidak bisa dimanfaatkan secara sembarangan karena menyangkut keselamatan perjalanan kereta api. 

"Kami menerima banyak laporan, banyak ngabuburit dilakukan di sejumlah lokasi yang bukan peruntukannya. Rel kereta api, stasiun terowongan dan jembatan KA menjadi beberapa titik yang difavoritkan untuk ngabuburit," katanya.

Baca juga: Terserempet KA Gajayana, Bocah Kediri Tewas Seketika

Menurut dia, ngabuburit di rel akan berbahaya bukan hanya bagi keselamatan perjalanan kereta api, namun juga bagi warga masyarakat yang melakukan kegiatan di lokasi terlarang tersebut.

“Sejumlah imbauan telah disampaikan dan papan larangan pun telah kami pasang di sejumlah titik ruang manfaat jalur kereta api, namun masih banyak warga masyarakat yang masih berada di lokasi terlarang tersebut,” ujar Reza.

Baca juga: Mulai 9 April, Tarif Rapid Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp85.000

Selain membahayakan, kegiatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap pasal 199 UU 23 tahun 2007 berupa pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp15.000.000 (Rp15 juta). 

Reza mengimbau agar masyarakat turut membantu menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan juga memberi pengertian atau teguran apabila ada masyarakat yang bermain atau melakukan kegiatan di jalur kereta api.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini