Putusan Bersalah Pembunuhan George Floyd, Reaksi Keluarga: "Hari Ini, Kami Bisa Bernapas Lagi"

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 21 April 2021 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 18 2398154 putusan-bersalah-pembunuhan-george-floyd-reaksi-keluarga-hari-ini-kami-bisa-bernapas-lagi-aYV73XItoj.jpg Keluarga George Floyd mengaku lega dengan putusan pengadilan (Foto: Reuters)

MINNEAPOLIS – Pihak keluarga George Floyd mengaku sangat lega dan "bisa bernafas lagi" terkait putusan pengadilan terhadap mantan polisi Derek Chauvin yang dinyatakan bersalah atas semua tuduhan terkait pembunuhan George Floyd.

Saudara laki-laki George Floyd mengatakan dia "bisa bernapas lagi" setelah mantan polisi itu dinyatakan bersalah atas ketiga tuduhan atas kematian Floyd.

Pada Selasa (20/4), Chauvin diputus bersalah karena pembunuhan tingkat dua yang tidak disengaja, pembunuhan tingkat tiga, dan pembunuhan tingkat dua.

"Saya merasa lega," kata salah satu saudara laki-lakinya, Philonise Floyd, pada konferensi pers Selasa (20/45).

"Banyak hari saya berdoa dan saya berharap dan saya berbicara segalanya menjadi ada. Saya berkata, 'Saya memiliki keyakinan bahwa dia akan dihukum,” terangnya.

"Anda memiliki kamera di seluruh dunia untuk melihat dan menunjukkan apa yang terjadi pada saudara saya," jelasnya.

(Baca juga: Usai Putusan Bersalah Pembunuhan George Floyd, Obama Langsung Cuit Pernyataan Sikap di Twitter)

"Itu adalah film - dunia melihat hidupnya padam. Dan saya tidak bisa berbuat apa-apa selain menonton - terutama di ruang sidang itu,” lanjutnya.

Philonise mengatakan orang yang muncul di benaknya pertama kali setelah putusan itu adalah Emmett Till, yang dia sebut "George Floyd pertama."

Till, seorang anak laki-laki kulit hitam berusia 14 tahun, terbunuh di Mississippi tahun 1955. Dia diculik, dipukuli dan digantung setelah dia dituduh bersiul pada seorang wanita kulit putih. Kedua pria kulit putih yang diadili dibebaskan oleh juri berkulit putih.

Saudara laki-laki George Floyd yang lain, Terrence Floyd, juga ikut mengucapkan rasa syukur atas putusan tersebut.

"Saya hanya bersyukur. Saya bersyukur bahwa nenek saya, ibu saya, bibi saya, mereka dapat melihat sejarah ini dibuat,” terangnya.

(Baca juga: Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah Atas Pembunuhan George Floyd dengan 3 Dakwaan)

Terrence berjanji akan memberi hormat kepada "saudaranya yang terbunuh" setiap hari dalam hidupnya.

"Saya akan merindukannya, tapi sekarang saya tahu dia dalam sejarah," katanya.

Pengacara keluarga Ben Crump juga ikut larut merayakan momen bersejarah itu. "Mari kita berhenti sejenak untuk mewartakan momen bersejarah ini - tidak hanya untuk warisan George Floyd tetapi untuk warisan Amerika. Warisan mencoba membuat Amerika untuk semua orang Amerika,” ungkapnya saat konferensi pers.

"Sehingga kemenangan George Floyd dan pencarian Amerika untuk keadilan yang setara di bawah hukum akan saling terkait," katanya.

"Ini adalah kemenangan bagi mereka yang memperjuangkan kemanusiaan atas ketidakmanusiawian," tegasnya.

"Amerika, mari kita bersandar pada momen ini dan pastikan, Pendeta Al, bahwa momen ini akan didokumentasikan untuk anak-anak kita yang belum lahir saat mereka melanjutkan perjalanan menuju keadilan, mengetahui bahwa darah George Floyd akan memberi mereka jejak menuju temukan cara ke Amerika yang lebih baik, Amerika yang lebih adil,” urainya.

“Sebuah Amerika di mana Breonna Taylor mendapat kesempatan untuk tidur dengan damai di malam hari tanpa polisi mendobrak pintu depan rumahnya," dan "Ahmaud Arbery bisa lari bebas dan tidak digantung karena jogging hanya karena dia kulit Hitam,” tambahnya.

Sementara itu, pemimpin HAM dan aktivis terkenal Rev. Al Sharpton saat konferensi pers mengatakan jika kita tidak menyerah, kita bisa memenangkan beberapa putaran.

"Tapi perang dan pertarungan belum berakhir. Hanya dua hari dari sekarang, kita harus berurusan dengan pemakaman Daunte Wright, seorang pria kulit hitam berusia 20 tahun yang ditembak mati oleh polisi Minnesota bulan ini,” terangnya.

"Kami masih memiliki kasus untuk diperjuangkan, tetapi ini memberi kami energi untuk terus berjuang," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini