Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Kirim RUU Ibu Kota Negara ke DPR Setelah Reses

Fahreza Rizky , Jurnalis-Kamis, 22 April 2021 |13:26 WIB
Pemerintah Kirim RUU Ibu Kota Negara ke DPR Setelah Reses
Fadjroel Rachman (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman mengatakan, pemerintah akan mengirim Rancangan Undang-undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) ke DPR setelah masa reses. Diharapkan rancangan beleid itu segera dibahas secepat mungkin agar pengerjaan proyek bisa segera berjalan.

"Sudah ada upaya untuk menyerahkan kepada DPR setelah DPR ini mengakhiri masa resesnya, kita berharap RUU IKN ini setelah diserahkan nanti kepada DPR bisa segera ditindaklanjuti dan tentu pemerintah berharap secepat mungkin itu bisa diselesaikan jadi UU," kata Fadjroel kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Fadjroel bersama Kepala Bappenas Suharso Monoarfa telah mengunjungi titik 0 IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Ia memastikan seluruh aspek akan dipenuhi, salah satunya seperti persoalan lingkungan hidup.

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Bagaimana Nasib Jakarta?

Fadjroel memastikan, peletakan batu pertama atau groundbreaking IKN akan dilakukan tahun ini. Ia berharap pada 17 Agustus 2024 nanti upacara kemerdekaan sudah bisa dilaksanakan di sana.

"Hari Selasa lalu saya sempat berbicara dengan Presiden kita bisa melakukan groundbreaking di 2021 ini kalau menurut rencana dari Menteri Bappenas beliau mengatakan ke depan publik bahwa 17 Agustus 2024 nanti diupayakan upacara hari kemerdekaan ada di ibu kota baru," ucap Fadjroel.

 Baca juga: Penajam Paser Utara Jadi Titik Nol Istana Negara di Ibu Kota Baru

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement