Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Detik-detik Densus 88 Tangkap Munarman Usai Salat & Tanpa Perlawanan

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 28 April 2021 |03:39 WIB
Detik-detik Densus 88 Tangkap Munarman Usai Salat & Tanpa Perlawanan
Munarman ditangkap dan ditutup matanya saat tiba di Polda Metro Jaya (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Densus 88 Antiteror menangkap mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa 27 April 2021 sore.

Ketua RT Kikied Wirawandika mengatakan, pihaknya memang sudah mendapatkan informasi akan adanya penangkapan paksa tersebut. Kata dia, Munarman ditangkap usai menjalani ibadah salat Ashar, dan disaksikan oleh istri dan tiga anaknya.

"Beliau sempat salat Ashar sekira pukul 15.30-15.35 WIB dan langsung dibawa ke Polda menggunakan mobil. Ada keluarga beliau saat penangkapan, ada istri dan tiga anaknya," katanya, Selasa (27/4/2021).

Dia memastikan, pihak keluarga tidak melakukan perlawanan. Bahkan, dia mengantar petugas masuk ke dalam rumah. Alhasil, peristiwa tidak diinginkan pun dapat dihindarkan.

"Saya sempat meminta izin kepada istri Munarman untuk mengantarkan petugas masuk ke dalam rumah. Beliau respon juga. Tidak ada perlawanan sama sekali. Berlangsung lancar," sambung Kikied.

Dalam video penangkapan yang beredar, Munarman bahkan tidak diperkenankan untuk memakai sendal saat hendak dibawa menuju Polda Metro Jaya.

Baca juga: Sempat Salat Ashar, Munarman Ditangkap Tanpa Perlawanan

"Ini tidak sesuai hukum ini, saya (mau) pakai sendal," kata Munarman.

"Sudah nanti saja. Tidak usah," ucap petugas merespons pernyataan Munarman saat ditangkap.

Munarman kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya dengan mata ditutup kain hitam dan tangan diborgol dengan kabel ties. Munarman juga masih terlihat mengenakan baju koko putih dengan sarung seperti awal saat dia ditangkap di rumahnya.

Polisi pun langsung bergerak cepat melakukan penggeledahan di kediaman Munarman dan bekas markas FPI di Petamburan, Jakarta. Tim Densus 88 menyita serbuk dan cairan TATP yang mengandung senyawa aseto sebagai bahan peledak.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa cairan dan serbuk tersebut mirip dengan yang ditemukan di Condet, Jakarta Timur dan Bekasi.

Baca juga: Pengamat Nilai Polisi Miliki Bukti Kuat Saat Tangkap Munarman

"Ada bebebarapa botol plastik yang berisi cairan TATP, yang menjadi bahan peledak yang mirip yang ditemukan di Condet dan Bekasi beberapa waktu lalu. Ini akan didalami tentang isi kandungan tersebut," kata Ramadhan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa 27 April 2021.

Selain itu, sambung dia, penyidik juga menemukan beberapa dokumen dan dan atribut FPI. Kemudian bahan peledak lain yakni berupa serbuk yang berada di dalam botol.

"Kemudian beberapa tabung yang isinya adalah serbuk yang dimasukan ke botol yang serbuk tersebut menganudung nitrat tinggi mengandung asenton," tutur dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement