Baca Juga: Diduga Keracunan Hidangan Hajatan, 117 Warga Dilarikan ke Puskesmas
"Kali ini, bantuan berupa makanan dari perusahaan berupa lontong sayur dan buah – buahan yang sudah di pesan dari salah seorang warga," ujar Nurul Aini, salah seorang guru pengajar di Yayasan As-Shofiani Ahmadi.
"Para santri langsung menyantap makanan tersebut, dan tidak menyangka kalau makanan yang santap sudah berlendir dan berbau basi," tambah Isqiyah, rekan Nurul Aini yang juga guru.
Dari 85 santri yang di rawat di Klinik Feri Medika, tinggal 19 santri yang kondisinya masih lemah dan masih merasakan pusing – pusing. Sedangkan santri lainnya sudah di perbolehkan pulang, karena kondisinya sudah sehat.
(Sazili Mustofa)