"Jadi kuncinya dua seperti yang pak presiden bilang. Tatap muka terbatas bukan seperti sekolah normal ya pak, ngga ada ekskul nggak ada, kapasitasnya cuma 50 persen harus rotasi. Dan kedua, haknya ujung-ujungnya ada di ortu. Tapi kalau saat ini, pilihan saja mereka tidak punya di beberapa sekolah dan mereka mengalami banyak kesulitan. Jadi kami bekerja sama dengan kemkes untuk pastikan, mendorong pemda melakukan vaksinasi dan melakukan tatap muka," paparnya.
Jokowi menegaskan, yang terpenting pada akhir Juni itu vaksinasi untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan harus sudah selesai. Karena di tatap muka terbatas di Juli.
Nadiem menjelaskan, tatap muka sudah bisa dijalankan kalau sudah vaksinasi.
"Harapannya Juli hampir semuanya sudah ada opsi tatap muka, jadi insya Allah bisa lebih cepat," ungkapnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.