1.500 Pekerja Migran Mudik ke Jatim, 4 di Antaranya Positif Covid-19

Lukman Hakim, Koran SI · Senin 03 Mei 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 519 2404808 1-500-pekerja-migran-mudik-ke-jatim-4-di-antaranya-positif-covid-19-O6Kl1uuPTq.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

SURABAYA - Sebanyak 1.500 Pekerja Migran Indonesia (PMI) mudik ke Jawa Timur (Jatim). Rencananya, ada sebanyak 14.000 PMI pada bulan ini yang akan kembali ke Jatim akibat masa kontrak kerjanya telah habis. Mereka akan kembali ke kampung halaman mereka secara bertahap.

Kepala Pelaksana Relawan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Radian Jadid menjelaskan, pihaknya sudah mengadakan rapat untuk mengkoordinasikan penanganan PMI yang mudik ke Jatim. 

“Dari 1.500 PMI yang masuk ke Jatim, sekitar 907 di antaranya telah menjalani tes swab PCR. Sisanya, 593 PMI masih menunggu giliran untuk tes COVID-19,” katanya, Senin (3/5/2021). 

Dia mengungkapkan, sebanyak 1.500 PMI tersebut berasal dari 3 negara di Asia Tenggara, yakni Brunei Darussalam, Malaysia dan Singapura. Dari 907 PMI telah melakukan tes swab PCR, 4 di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya. 

Baca juga: 40 Ribu Pekerja Migran Indonesia Akan Dipulangkan dari Malaysia

Sebanyak 4 PMI itu berasal dari negeri jiran, Malaysia. Keempatnya dirawat di ruang isolasi berbeda. 

“Empat PMI itu terdiri dari 3 laki-laki, 1 perempuan,” ujar Radian.

Kepala RSLI Surabaya, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara menambahkan, awalnya 4 PMI tersebut saat tes swab PCR di Bandara Malaysia negatif corona. Namun, saat tiba di Bandara Juanda Surabaya, keempatnya lantas dievakuasi ke Asrama Haji Surabaya untuk swab lagi. Lalu, mereka menjalani karantina selama 2 hari.

Baca juga: Sah! Menaker Larang Pekerja Swasta dan PMI Mudik Lebaran, Ini Aturannya

“Hasilnya, menunjukan 4 orang PMI itu positif Covid-19,” katanya.

Nalendra mengungkapkan, 4 PMI yang positif Covid-19 itu diisolasi dalam ruangan khusus. Untuk pasien laki-laki, ditempatkan di ruang Neptunus dan pasien perempuan di Saturnus. Pemisahan tersebut bertujuan untuk memonitoring dan mengawasi kondisi keempat PMI itu secara ketat.

“Pemisahan ini terkait dinamika virus yang ada pada tubuhnya juga untuk mencegah (virus) supaya tidak menimbulkan dampak yang lebih luas," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini