Gegara Berebut Harta Warisan, Adik Ipar Tewas Dibacok

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 05 Mei 2021 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 340 2406245 gegara-berebut-harta-warisan-adik-ipar-tewas-dibacok-zFc3V9QfwG.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAMBI - Peristiwa pembacokan hingga menewaskan Suparno (37) warga Desa Sukajadi, Kecamatan Bathin VIII, Jambi pada Senin 3 Mei 2021 lalu oleh kakak iparnya sendiri, yakni M Badri (34), warga Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII mulai terkuak.

Dari informasi yang didapat, korban yang berprofesi sebagai sopir ini, nyawanya dihabisi pelaku hanya gegara ribut harta warisan.

Baca juga:  Astaga! Dua Mahasiswa Jambi Dibacok OTK saat Cari Makan Sahur, Kondisi Kritis

Kejadian tersebut, bermula pada akhir bulan lalu saat pelaku (Badri) terlibat cekcok dengan istri korban, yakni Susi di Desa Tanjung. Kuat dugaan cekcok tersebut, akibat berebut harta warisan.

Setelah terlibat cekcok, untuk menghindari pertengkaran terulang kembali, Susi beserta dua anaknya mengungsi ke Desa Sukajadi, di tempat teman korban, yakni Suparmin.

Baca juga:  Pembacok Pengusaha Ikan Hias Ditangkap Polisi

Kemudian, Susi pun memberitahu suaminya untuk tidak pulang ke Tanjung, melainkan ke Sukajadi.

Beberapa hari kemudian, diduga masih kesal, pelaku nekat menyusul korban ke Sukajadi. Ternyata, kedatangan pelaku bukan untuk mencari kata damai atas cekcok tempo hari, tapi malah membawa sebilah senjata tajam berupa parang.

Sesampainya di kediaman Suparmin, tanpa ba-bi-bu lagi pelaku langsung menghabisi korban dengan parang yang dibawanya.

Cras, parang pelaku menebas bagian kepala korban hingga roboh bersimbah darah. Sontak saja, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut histeris dan berupaya menolong korban.

Sementara, warga lainnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Bathin VIII. Kapolsek Bathin VIII, AKP Isnandar, yang dikonfirmasi mengaku kejadian ini masih dalam penyidikan.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini, dan pelaku beserta barang bukti sudah berhasil kita amankan di TKP," katanya, Rabu (5/5/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini