Zona Merah Covid-19, Objek Wisata di Bandung Barat dan Tasikmalaya Diminta Tutup

INews.id, · Kamis 06 Mei 2021 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 525 2406633 zona-merah-covid-19-objek-wisata-di-bandung-barat-dan-tasikmalaya-diminta-tutup-J2j7PjcKb9.jpeg Ridwan Kamil. (Foto: iNews)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, objek-objek wisata di dua daerah yang masuk zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19 di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Tasikmalaya, harus tutup. 

Dengan begitu, tempat-tempat wisata di KBB dan Kota Tasikmalaya tak boleh menerima kunjungan masyarakat saat libur Lebaran nanti. 

"Jawa Barat juga selalu melihat setiap ada menjelang libur panjang, kasus pasti naik. Makanya dengan berat hati saya sampaikan, di hari ini, di minggu ini, ada dua zona merah datang lagi ke Jawa Barat, satu KBB dan satu lagi Kota Tasikmalaya," kata pria yang akrab disapa Kang Emil udai Apel Gelar Pasukan OKL 2021 di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: RK Sambut Baik Aplikasi untuk Petani Milenial Kelola Lahan Secara Digital

Kang Emil mengemukakan, sesuai arahan Kapolri, destinasi wisata di zona merah diarahkan untuk ditutup. Pemprov Jabar sudah berkomunikasi dengan kepala daerah di KBB dan Kota Tasikmalaya untuk menyosialisasikan arahan tersebut.

"Saya titip ke Pak Kapolda, kepada yang masuk zona merah agar tidak membuka destinasi pariwisata. Saya sudah menyampaikan juga kepada Bupati, kepala daerah terkait, kira-kira begitu," ujar Gubernur Jabar. 

Baca juga: Mendadak Glowing, Ridwan Kamil Jawab Tantangan Warganet Pakai Half Filter Tiktok

Saat ini terdapat 615 pasien aktif yang masih dirawat atau menjalani isolasi, 5.532 orang dinyatakan sembuh dan 77 orang meninggal dunia. Kasus Covid-19 tertinggi di KBB di Kecamatan Lembang, total 1.154 kasus. Kemudian, Ngamprah 941 dan Padalarang 649.  

Sedangkan di Kota Tasikmalaya dari laman Pikobar tercatat ada 5.655 total kasus terkonfirmasi Covid-19. Sebanyak 1.119 orang di antaranya masih menjalani isolasi, 4.350 orang telah sembuh, dan 32 meninggal dunia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini