Dianggap Sebagai Setan, Penyelidikan tentang Alien Dihentikan

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 07 Mei 2021 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 18 2407348 dianggap-sebagai-setan-penyelidikan-tentang-alien-dihentikan-oFAFjHXOOx.jpg Ilustrasi setan (Foto: azcentral)

WASHINGTON – Mantan staf kementerian pertahanan mengatakan program penyelidikan alien dihentikan karena percaya jika alien itu adalah setan.

Mantan pegawai negeri Kementerian Pertahanan Nick Pope mengatakan penyelidikan tentang alien membuat pemerintah frustasi.

Dia menuduh beberapa pejabat takut mempelajari UFO karena dianggap akan “memberikan energi untuk setan”.

Nick mengatakan teori itu berakar pada deskripsi alkitabiah tentang Setan sebagai "pangeran kekuatan udara".

"Sangat membuat frustrasi harus berurusan dengan apa yang saya rasakan sebagai intrusi agama ke dalam masalah pertahanan dan keamanan nasional,” terangnya.

"Baik di Inggris maupun di Amerika Serikat (AS), penyelidikan pemerintah terhadap UFO telah terhambat oleh penolakan dari para pejabat senior,” ujarnya.

(Baca juga: Inggris Akan Keluarkan Peringatan Terkait Virus Corona Varian India)

"Penghalang jalan dibuat oleh orang-orang di Government yang menerima fenomena tersebut tetapi percaya itu adalah setan,” lanjutnya.

"Tampaknya mempelajari UFO akan memberikan energi untuk setan pencari perhatian, memberi mereka makan entah bagaimana, dalam situasi di mana tindakan yang paling aman adalah mengabaikan mereka,” ungkapnya.

Nick mengatakan beberapa pejabat percaya bahwa berinteraksi dengan kehidupan alien adalah "jebakan, berbahaya dan tidak sopan".

Dia mengklaim ada contoh terdokumentasi dengan baik terhadap badan intelijen AS yang menyelidiki UFO.

"Saya percaya ini adalah faktor di Kementerian Pertahanan juga,” terangnya.

(Baca juga: Mantan Presiden Maladewa Terluka Akibat Ledakan Bom di Ibu Kota Male)

Menurut seorang ahli, ini terjadi setelah berita bahwa pemerintah AS bersiap untuk berbagi informasi tentang "kenyataan" UFO.

Luis 'Lue' Elizondo mengaku sebagai mantan direktur Advanced Aerospace Threat Identification Program (ATTIP), unit rahasia Pentagon yang dilaporkan mempelajari UFO, antara 2007 dan 2012.

Program terobosan ini, yang dilaporkan memiliki anggaran sebesar 16,5 juta poundsterling (Rp328 miliar) yang dialokasikan setiap tahun oleh Departemen Pertahanan. Program ini telah dijalankan dari lantai lima C RING Pentagon di Washington DC dan ditugaskan untuk menyelidiki penampakan UFO di AS dan seluruh dunia.

Dia mengklaim jika dokumen baru rahasia yang dijadwalkan untuk dirilis pada Juni lalu “menyentuh” hal yang tidak dapat dijelaskan.

"Saya pikir pemerintah telah mengakui realitas fenomena tak teridentifikasi (UAP)," Elizondo mengatakan kepada The New York Post, meskipun menandatangani apa yang dia sebut sebagai NDA "seumur hidup" sebelum dia mengundurkan diri dari Pentagon pada 2017.

"Saya pikir mereka semua menginginkan jawaban dan saya pikir mereka semua ingin mengajukan pertanyaan sulit,” terangnya.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini