Indonesia Kecam Aksi Kekerasan Israel ke Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Minggu 09 Mei 2021 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 18 2407917 indonesia-kecam-aksi-kekerasan-israel-ke-warga-palestina-di-masjid-al-aqsa-yAkKuBU7v3.jpg Polisi Israel berjalan melewati tempat suci Dome of the Rock saat bentrokan dengan warga Palestina. (Reuters)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) mengecam aksi kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Kompleks Masjid A-Aqsa. Indonesia pun mengutuk aksi penggusuran terhadap 6 warga Palestina dari wilayah Syekh Jarrah, Yerusalem Timur.

"Indonesia mengutuk penggusuran paksa 6 warga Palestina dari lingkungan Syekh Jarrah, Yerusalem Timur," demikian pernyataan Kemenlu RI, melalui akun Twitter @Kemlu_RI, seperti dikutip pada Sabtu (9/5/2021).

Pemerintah Indonesia mengutuk aksi kekerasan terhadap warga Palestina yang mengakibatkan ratusan korban jiwa. Aksi itu melukai perasaan umat.

"Indonesia mengutuk penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa yang mengakibatkan ratusan korban jiwa dan karenanya melukai perasaan umat," katanya.

Kemlu RI pun menyatakan, pengusiran paksa dan tindakan kekerasan tersebut bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa IV tahun 1949 dan berpotensi menyebabkan ketegangan dan instabilitas di kawasan.

"Mendesak masyarakat internasional lakukan langkah nyata untuk menghentikan langkah Pengusiran paksa warga Palestina dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil," ujarnya.

Baca Juga : Bentrok Israel-Palestina di Masjid Al-Aqsa, Mengapa Sasar Sheikh Jarrah?

Sebagaimana diketahui, bentrok terjadi melibatkan pasukan Israel dengan warga Palestina di Kompleks Masjid Al Aqsa pada Jumat malam setempat. Sedikitnya 205 warga Palestina dan 17 aparat keamanan Israel luka-luka akibat bentrokan.

Baca Juga : Polisi Israel Tambah Personel di Yerusalem Antisipasi Bentrok Susulan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini