YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, mengalami 39 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Senin (10/5/2021) mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyebutkan, gempa guguran itu memiliki amplitudo tiga sampai 17 mm selama 12-65 detik.
Baca juga: BPPTKG Sebut Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi
Selain gempa guguran, Gunung Merapi juga tercatat mengalami satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm selama 62 detik.
Baca juga: 1.287 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet
Berdasarkan pengamatan visual, gunung itu juga empat kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak maksimal 700 meter ke arah barat daya.