Indonesia Desak Israel Hentikan Kekerasan Terhadap Warga Sipil Palestina

Agregasi VOA, · Rabu 12 Mei 2021 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 12 18 2409527 indonesia-desak-israel-hentikan-kekerasan-terhadap-warga-sipil-palestina-JJRRHIXyIx.jpg Foto: Reuters.

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia Yon Machmudi sependapat Indonesia juga perlu berbicara kepada kelompok kwartet, yakni Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika Serikat (AS), Rusia, dan Uni Eropa untuk mendesak Israel segera menghentikan kekerasan dan kembali ke meja perundingan.

Di samping itu, kelompok kwartet harus mendesak Israel menghentikan pembangunan permukiman baru Yahudi di Yerusalem Timur, yang memang ilegal menurut hukum internasional. Sebab proyek ini makin memperkeruh situasi di Yerusalem dan kian memperpanjang konflik di kota suci bagi tiga agama tersebut.

Ketika ditanya apakah Indonesia perlu membina hubungan diplomatik dengan Israel, Yon mengakui memang perlu pengakuan terhadap kedua pihak yang bertikai. Tapi kalau Indonesia memang serius ingin mengakui Israel, maka pengakuan terhadap kedua pihak juga harus dilakukan oleh negara- negara besar. Sekarang ini, Amerika, Inggris, dan sejumlah negara Eropa belum mengakui kemerdekaan Palestina.

"Sekarang ini tidak seimbang. Ada negara yang hanya mengakui Palestina saja seperti Indonesia dan juga ada yang hanya mengakui Israel saja. Saya kira harus ada keseimbangan," ujar Yon.

Namun Yon memperingatkan kalau Indonesia menjalin relasi resmi dengan israel, dipastikan akan memperlemah posisi Palestina dan pihak yang mendukung Palestina menjadi berkurang. Kecuali ada komitmen serupa oleh negara-negara besar lainnya untuk mengakui kemerdekaan Palestina.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini