Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengunjung TMII Membeludak, Pengelola Tutup Gerbang Masuk

Okto Rizki Alpino , Jurnalis-Sabtu, 15 Mei 2021 |15:28 WIB
Pengunjung TMII Membeludak, Pengelola Tutup Gerbang Masuk
Kemacetan terjadi di depan gerbang TMII.(Foto:SINDOnews/Okto Rizki)
A
A
A

JAKARTA - Tempat wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada H+3 Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah dipadati pengunjung, Sabtu (15/5/2021). Antrean kendaraan menuju gerbang masuk mengalami kemacetan mencapai 5 kilometer.

Pantauan di lokasi, kendaraan pribadi yang hendak menuju TMII padat merayap. Tak hanya kendaraan pribadi yang didominasi mobil dan motor, angkutan umum seperti Bus Transjakarta pun sulit bergerak lantaran penumpasan memasuki gerbang masuk TMII.

Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan, sejak pukul 11.30 WIB gerbang masuk TMII sudah ditutup karena jumlah pengunjung sudah melebihi batas kapasitas 30 persen sebagaimana aturan PPKM.

"Kita sudah tutup gerbang, pukul 11.30 WIB pengunjung mencapai 21.000 orang, yang sudah keluar 2.000 orang. Jadi kita pakai sistem buka tutup biar di dalam TMII tidak penuh untuk menerapkan protokol kesehatan," kata Adi saat dihubungi, Sabtu (15/5/2021).

Baca Juga: Ancol Ditutup, 20 Ribuan Wisatawan Serbu TMII

Menurutnya, pengelola TMII tidak akan membuka pintu gerbang untuk masuknya kendaraan jika pengunjung lainnya belum meninggalkan kawasan TMII.

"Kita enggak bisa maksain untuk bisa masuk semua. Jadi kalau belum ada yang keluar lagi terpaksa pengunjung yang belum masuk menunggu dulu," ujarnya.

Penumpukan calon pengunjung menuju gerbang masuk TMII membuat kemacetan panjang. Salah seorang pengunjung, Samsul Arif (40) mengatakan, kemacetan terjadi sudah sekitar satu jam lebih. Dia bersama rombongan keluarga tidak bisa masuk ke TMII karena terjebak macet.

"Datang sama keluarga, kita di dalam mobil udah satu jam lebih," ungkapnya.

(Sazili Mustofa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement