Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Iseng Bakar Kertas dan Kain, Warga Sragen Malah Bakar Rumah Sendiri

Agregasi Solopos , Jurnalis-Sabtu, 15 Mei 2021 |13:55 WIB
Iseng Bakar Kertas dan Kain, Warga Sragen Malah Bakar Rumah Sendiri
Rumah Mulyanto warga Kampung Teguhan terbakar karena dibakar sendiri.(Foto:Solopos)
A
A
A

SRAGEN – Awalnya, Mulyanto (55) warga Kampung Teguhan, RT 003/RW 001, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, iseng membakar kertas dan kain di dalam rumahnya. Namun, aksi iseng tersejut malah berujung terbakarnya rumahnya sendiri pada Sabtu (15/5/2021) siang.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, ternyata Mulyanto mengalami gangguan kejiwaan. Gangguan tersebut mulai kambuh sejak Jumat (14/5/2021) malam.

Pada malam itu, ia sempat berulah dengan berusaha menjatuhkan tiang listrik di kampung setempat. Beruntung aksinya itu dipergoki oleh Ketua RW 01, Mulyono.

Pada Sabtu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, Mulyanto kembali berulah dengan membakar kertas dan kain di rumah yang ditinggali bersama orang tuanya. Beruntung aksinya itu dipergoki oleh saudaranya sehingga api bisa langsung dipadamkan.

Baca Juga: Istri Menolak Rujuk, Pria di Banjarmasin Bakar Rumah Mertua

Pada pukul 11.00 WIB, saat situasi rumah tengah sepi, Mulyanto lagi-lagi membuat ulah. Ia nekat membakar kertas dan kain di dalam kamar hingga mengakibatkan rumahnya kebakaran.

Kebakaran rumah itu mengagetkan warga sekitar. Warga panik karena rumah Mulyanto berada di permukiman padat penduduk. Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Meski sudah menghabiskan air dalam tandon masjid setempat, api belum juga padam.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) tiba di lokasi. Berkat kesigapan petugas, api bisa dipadamkan sehingga tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya.

“Dia [Mulyanto] memang sering kumat. Sudah sering bikin ulah. Dulu pernah mau dibawa ke sebuah panti, tapi tidak mau,” terang Mulyono.

Ditemui di lokasi, Kapolsek Kota Sragen, AKP Mashadi, membenarkan kebakaran rumah itu bermula dari aksi Mulyanto membakar kertas dan kain di dalam rumah. Menurutnya, sudah 10 tahun Mulyanto mengalami gangguan jiwa. Menurut informasi dari para saksi, yang bersangkutan selama ini juga kerap mengamuk.

“Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta yang meliputi dua kamar, atap kamar dan isinya yang terbakar,” terang AKP Mashadi.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement