Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini 4 Fakta Waduk Kedung Ombo, Lokasi Perahu Tenggelam yang Tewaskan 7 Orang

Agregasi Solopos , Jurnalis-Minggu, 16 Mei 2021 |22:41 WIB
Ini 4 Fakta Waduk Kedung Ombo, Lokasi Perahu Tenggelam yang Tewaskan 7 Orang
Perahu tenggelam di Waduk Kedung Ombo.(Foto:Antara)
A
A
A

BOYOLALI - Sebanyak tujuh orang meninggal dalam insiden perahu wisata tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

Waduk Kedung Ombo sudah lama menjadi lokasi wisata pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati pemandangan indah berlatar air sekaligus pepohonan rindang. Wisatawan juga bisa menikmati lezatnya ikan bakar yang dijajakan sejumlah warung apung di waduk tersebut.

Waduk Kedungombo juga menjadi favorit pemancing lantaran di waduk ini, hidup berbagai jenis ikan yang enak disantap.

Baca Juga: Jeritan Histeris Penumpang Perahu Tenggelam di Waduk Kedung Ombo Boyolali Bikin Merinding

Berikut empat fakta yang perlu kamu tahu tentang Waduk Kedungombo:

1. Berada di Tiga Kabupaten

Area Waduk Kedungombo berada tiga kabupaten di Jawa Tengah, yakni Boyolali, Sragen, dan Grobogan. Sementara bendungan waduk ini berada di Kabupaten Grobogan.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Grobogan, waduk ini berada di area seluas kurang lebih 6.576 hektare. Luas tersebut terdiri atas lahan perairan 2.830 hektare dan lahan dataran seluas 3.746 hektare.

2. Sumber Air Irigasi 4 Daerah

Fakta Waduk Kedungombo selanjutnya adalah diresmikan penggunaannya pada tahun 1991. Waduk ini menyediakan air irigasi untuk empat daerah di Jawa Tengah. Empat daerah tersebut adalah Grobogan, Kudus, Demak, dan Pati.

Waduk tersebut mempunyai kapasitas tampung maksimal sebesar 703 juta meter kubik. Dikutip dari laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) air waduk yang menjadi lokasi kecelakaan perahu terbalik ini mampu mengairi mengairi lahan pertanian seluas 61.482 hektare.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement