Puluhan Warga Positif Covid-19, Satu RT di Solo Lockdown

Antara, · Senin 17 Mei 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 512 2411063 puluhan-warga-positif-covid-19-satu-rt-di-solo-lockdown-VcnffkCMi4.jpg Satu RT di Solo lockdown usai puluhan warga positif Covid-19. (Antara)

SOLO - Satu rukun tetangga (RT), yakni di RT 01/RW 07, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, menerapkan karantina wilayah atau lockdown. Hal itu lantaran puluhan warganya positif terpapar virus corona (Covid-19).

Ketua RW 07 Ariyanto Rinto mengatakan penyekatan dilakukan sejak H-1 Lebaran atau 12 Mei dan rencananya selesai pada 25 Mei 2021. Menurut dia, penyekatan hanya dilakukan pada satu gang yang ada di wilayah tersebut.

"Ada 55 warga yang tinggal di gang tersebut. Dari hasil tes usap diketahui ada 23 orang yang terpapar Covid-19," katanya, mengutip Antara, Senin (17/5/2021).

Ia mengatakan saat ini seluruh warga yang terpapar dibawa ke Asrama Haji Donohudan untuk menjalani isolasi. Disinggung mengenai awal mula munculnya kluster tersebut setelah adanya kegiatan buka bersama yang diselenggarakan oleh salah satu warga.

"Dia (penyelenggara buka bersama) kebetulan kerja di luar daerah. Dia ini sebelumnya sudah merasakan hilang rasa (indera perasa), tetapi karena orang awam kan tidak paham kalau itu gejala Covid-19," katanya.

Selanjutnya, warga tersebut merasakan tidak enak badan dan menjalani tes usap hingga diketahui yang bersangkutan terpapar Covid-19.

Baca Juga : Dua Dosis Vaksin Sinovac Mampu Cegah Penularan Covid-19 hingga 94%

"Akhirnya yang ikut buka bersama mengikuti uji usap semuanya. Totalnya ada 50 yang ikut tes dan diketahui 23 yang kena," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sumber Supyanto mengatakan saat ini kasus tersebut sudah ditangani Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta.

"Jadi ini pergerakan warga kami batasi dulu. Hanya satu RT saja, kemarin 20 orang yang kena. Itu kan berkembang," katanya.

Ia mengatakan penyekatan sendiri akan dilakukan minimal sepuluh hari ke depan, selanjutnya akan dievaluasi. Menurut dia, jika seluruh kasus sudah dinyatakan negatif Covid-19 maka gang tersebut akan dibuka kembali.

Baca Juga : Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Indonesia, Ini Kuncinya Supaya Tidak Tertular

"Tetapi kalau masih ada (yang positif Covid-19) masih akan kami batasi pergerakannya," katanya.*

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini