Jumlah Kasus Covid-19 di India Telah Lampaui 25 Juta

Agregasi VOA, · Rabu 19 Mei 2021 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 18 2412134 jumlah-kasus-covid-19-di-india-telah-lampaui-25-juta-49Lqh77iqk.jpg Kasus Covid-19 di India telah lampaui 25 juta (Foto: Reuters)

INDIA - Total kasus Covid-19 di India telah melampaui 25 juta pada Selasa (18/5). Siklon kuat yang terjadi semakin merumitkan krisis kesehatan di salah satu negara bagian tempat penyakit itu menyebar dengan sangat cepat.

Tes Covid-19 telah dilakukan terhadap 200 ribu orang yang mengungsi dari kawasan-kawasan pesisir di negara bagian Gujarat sebelum siklon menghantam pada Senin (17/5) malam, dan upaya-upaya sedang dilakukan untuk membatasi penyebaran wabah.

“Masker telah diberikan kepada orang-orang yang pindah ke tempat-tempat penampungan,” kata Sandip Sagale, seorang pejabat tinggi di Ahmedabad, kota utama di Gujarat. Berbagai upaya juga dilakukan untuk menjaga jarak.

India tak sendiri. Pandemi Covid-19 juga masih menyerang banyak negara. Para dokter di Tokyo menyerukan pembatalan Olimpiade.

(Baca juga: Aktivis Myanmar: Lebih dari 800 Orang Tewas Sejak Kudeta Militer)

Sebuah organisasi medis terkemuka menyatakan mendukung seruan untuk membatalkan Olimpiade Tokyo dengan mengatakan rumah sakit telah kewalahan sementara negara itu berjuang melawan lonjakan kasus, kurang dari tiga bulan sebelum dimulainya Olimpiade.

Asosiasi Praktisi Medis Tokyo yang mewakili sekitar 6.000 dokter mengatakan rumah sakit di kota itu telah sangat sibuk dan hampir tidak memiliki kapasitas cadangan.

“Kami meminta dengan sangat agar pihak berwenang meyakinkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa penyelenggaraan Olimpiade sangat sulit dan agar mengambil keputusan untuk membatalkan pesta olah raga ini,” kata asosiasi itu dalam surat terbuka bertanggal 14 Mei kepada PM Yoshihide Suga yang baru diposting di situs webnya hari Senin (17/5).

Sementara itu Taiwan, pada Selasa (18/5) menyatakan seluruh sekolah akan tutup hingga akhir pekan depan, mengubah kelas menjadi berlangsung daring. Hal ini dilakukan seiring lonjakan kasus Covid-19, meskipun laju penambahan telah melambat sedikit.

(Baca juga: AS Berikan Bantuan Tambahan Rp2,2 Triliun untuk Pengungsi Muslim Rohingya)

Taiwan telah mencatat hampir 1.000 kasus yang terjangkit di dalam negeri sepanjang pekan lalu. Hal ini memicu pembatasan baru di ibu kota, Taipei, dan mengejutkan warga yang telah terbiasa hidup dengan situasi mendekati normal. Pulau itu telah melaporkan total 2.260 kasus sejak awal pandemi.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini